Analis Bencana BPBD Kota Malang Sebut Hujan Es Fenomena yang Biasa Tapi Tetap Harus Diwaspadai

"Fenomena ini biasanya terjadi di awal musim hujan seperti saat ini. Dan merupakan fenomena biasa," tambahnya.

Analis Bencana BPBD Kota Malang Sebut Hujan Es Fenomena yang Biasa Tapi Tetap Harus Diwaspadai
Foto: istimewa
Warga menunjukkan butiran es dari fenomena hujan es 

SURYA.co.id | MALANG - Hujan es disertai angin kencang yang melanda Kota Malang pada Kamis sore (5/12) menyebabkan berbagai macam bencana terjadi di Kota Malang.

Dari data yang dihimpun, ada sejumlah peristiwa yang terjadi di Kota Malang.

Di antaranya ialah tiga kejadian pohon tumbang, satu rumah yang atapnya ambruk menimpa mobil dan sepeda motor.

Kemudian banjir di daerah Sawojajar, Blimbing dan juga di daerah Wendit.

Melihat kejadian itu, Analis Bencana BPBD Kota Malang, Mahfuzi menyampaikan, hujan angin dan es yang terjadi di Kota Malang bisa jadi merupakan imbas dari badai Kammuri di Filipina.

Dia juga menyampaikan, bahwa kejadian hujan es ini merupakan fenomena yang biasa terjadi.

Dikarenakan, pada saat siang hari cuaca di Kota Malang sedang terik, sementara pada sore hari turun hujan.

"Umumnya awan bisa menumpahkan hujan berbentuk liquid atau cairan. Namun dalam kondisi tertentu posisi awannya bisa tinggi sekali dengan suhu di bawah nol derajat,"

"Nol derajat kan, air bisa membeku, nah jadilah kristal es," ucapnya, Kamis (5/12).

Mahfuzi menambahkan, bahwa semakin tinggi suatu tempat, maka semakin dingin pula suhunya.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved