Berita Surabaya

Ungkap Modus Spamming Komplotan Hacker di Surabaya, Beli Akun Google Pakai Kartu Kredit Colongan

Polisi ungkap cara kerja komplotan hacker di Surabaya meraup keuntungan menggunakan metode spamming. Sekali pancing dapat ratusan data kartu kredit

SURYA.co.id | SURABAYA - Terungkap metode spamming kartu kredit yang dilakukan komplotan hacker di Surabaya.

Komplotan yang beranggotan 18 orang itu ternyata bekerja secara terorganisir dalam suatu garis koordinasi.

Terdapat tujuh bagian tim kerja dalam menjalankan praktik spamming tersebut.

Pertama. Pemilik(owner), bernama Hendra Kurniawan. Kedua, pengawas. Ketiga, Tim Spammer. Keempat. Tim Domain. Kelima. Programmer. Keenam, Tim Google Developer. Ketujuh, Tim Advertising

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Cecep Susatiya menerangkan cara kerja komplotan tersebut dalam meraup keuntungan menggunakan metode spamming.

Komplotan tersebut semula menjalankan praktik pengiklanan produk secara online melalui situs pencarian google (advertising).

Mereka bekerja sama dengan dua perusahaan besar di luar negeri dalam memasarkan produk seperti ponsel, kosmetik dan sebagainya, di dunia maya.

Proses pengiklanan itu digerakkan oleh Tim Google Developer dan Tim Advertising komplotan tersebut.

Setiap masuk ke sebuah akun Google.com sebagai pra-syarat memasarkan produk, user terlebih dahulu membayar sejumlah uang dalam pecahan mata uang dolar.

"Karena Tim Google Developer dan Tim Advertising kalau mau masuk harus bayar, untuk mengiklankan produk dia harus bayar, mau masuk ke link google.com harus bayar, nah yang digunakan adalah data kartu kredit yg diperoleh dari spammer," katanya pada awak media di Lantai 2 Ruang Subdit V Siber Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Rabu (4/12/2019).

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved