Tak Banyak yang Tahu, Begini Cara Penipu Spamming Kartu Kredit, Pasarkan Kosmetik dan HP di Google

Tidak banyak yang tahu, ternyata komplotan penipu bermodus spamming kartu kredit dengan cara memasarkan produk kosmetik dan HP (handphone) via Google.

SURYA.co.id | SURABAYA - Tidak banyak yang tahu, ternyata komplotan penipu bermodus spamming kartu kredit dengan cara memasarkan produk kosmetik dan HP (handphone) via Google

Dalam sebulan, komplotan hacker yang baru saja ditangkap Polda Jatim di wilayah Tandes, Kota Surabaya, Selasa (3/12/2019) ini meraup untung rata-rata Rp 546 juta per bulan atau sekitar Rp 5 miliar per tahun.

Struktur kerja mereka rapi. Ada tujuh bagian tim kerja yang dibagi kepada 18 orang selama melakukan kejahatan siber ini. 

Bagian kerja itu, pertama, pemilik bernama Hendra Kurniawan.

Kedua, pengawas.

Ketiga, tim spammer yang melakukan spamming kartu kredit.

Keempat, tim domain.

Kelima, programmer.

Keenam, Tim Google Developer

Dan ketujuh, Tim Advertising

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar barang bukti kasus di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim
Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat gelar barang bukti kasus di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim (SURYA.co.id/LUHUR PAMBUDI)
Halaman
1234
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved