Lapor Cak

Pendaftaran Tanah di BPN kini Cukup Online, Hitungan Menit Tuntas dari sebelumnya 5 Hari 

Masyarakat Surabaya kini tak perlu susah-susah datang ke Kantor BPN untuk mendaftarkan surat keterangan pendaftaran tanah (SKPT).

Pendaftaran Tanah di BPN kini Cukup Online, Hitungan Menit Tuntas dari sebelumnya 5 Hari 
surya.co.id/nuraini faiq
Kepala Kanwil BPN Jatim Heri Santoso (kanan)  meresmikan layanan elektronik surat keterangan pendaftaran tanah (SKPT) dan Zona Nilai Tanah (ZNT) di Kantor BPN Surabaya II, Rabu (4/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masyarakat Surabaya kini tak perlu susah-susah datang ke Kantor BPN untuk mendaftarkan surat keterangan pendaftaran tanah (SKPT) dan memasukkan tanah mereka dalam zona nilai tanah (ZNT).

Para notaris atau petugas pembuat akta tanah (PPAT) yang selama ini bertugas mendaftarkan tanah cukup berada di rumah.

Lewat jaringan internet, mereka bisa mendaftarkan setiap bidang tanah di rumah melalui laptop.

 "Dalam hitungan menit bahkan detik, semua pendaftaran SKPT dan ZNT bisa tuntas. Tak perlu menunggu 5 hari seperti sebelumnya," kata Kepala BPN Surabaya II Lampri, saat peresmian Layanan Elektronik SKPT dan ZNT di Kantor BPN II Surabaya, Rabu (4/12/2019).

Surat keterangan sertifikat tanah tersebut bisa untuk keperluan jual beli tanah, untuk mengetahui hak tanggungan saat nasabah melakukan take over, dan untuk keperluan lain terkait pertanahan.

Hadir dalam peluncuran layanan elekronik itu Kepala Kanwil BPN Jatim Heri Santoso, kepala Ikatan PPAT, dan sejumlah perwakilan bank.

Semua perwakikan bank pemerintah termasuk Bank Jatim juga hadir dalan peluncuran layanan elektronik tersebut.

Selama ini, pemilik tanah wajib mencatatkan dokumen tanah mereka ke notaris. Untuk memudahkan pelayanan dan percepatan pengurusan dokumen sertifikat, BPN II me-launching layanan elektronik SKPT dan ZNT.

"Layanan yang makin mudah dan cepat begini yang dinantikan masyarakat. Lebih efektif dan efisien. Kami mengapresiasi karena layanan elektronik ini yang pertama di Indonesia," kata Heri.

Layanan elektronik ini dilakukan sebagai upaya untuk memudahkan pemohon sertifikat dengan menggunakan sistem elektronik yang bisa diakses langsung perkembangannya melalui gadget.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved