Berita Lamongan

Istri Sabar Luar Biasa di Lamongan, Meski Wajahnya Disiram Air Keras Oleh Suami Tapi Tetap Memaafkan

Kesabaran korban luar biasa, meski ia disiram dengan air keras (HCL) oleh suaminya hingga menyebabkan luka di mata, korban tetap bisa memaafkan

Istri Sabar Luar Biasa di Lamongan, Meski Wajahnya Disiram Air Keras Oleh Suami Tapi Tetap Memaafkan
SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Korban penyiraman air keras di Lamongan, Vivi Susanti saat jalani rawat inap di RS Muhamadiyah Lamongan 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Vivi Susanti (42), tergolong sebagai istri yang sabar. Bahkan, kesabarannya teruji saat ia dianiaya oleh suaminya, Ahmad Nasih Susanto (47) warga Desa Bulu Brangsi, Kecamatan Laren, Lamongan.

Kesabaran Vivi luar biasa, meski ia disiram dengan air keras (HCL) oleh suaminya hingga menyebabkan luka di mata, korban tetap bisa memaafkan suaminya.

"Kejadian Senin (2/12/2019) pukul 17.30 WIB, yang dilaporkan adik korban ke polisi sudah dicabut," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, Rabu (4/12/2019).

Yang melaporkan bukan korban, tambah Norman, namun anggota keluarganya yakni adiknya, Hamamatin.

Belum diketahui pasti apa penyebab utamanya, hingga sang suami tega menyiksa istrinya sendiri.

Namun kasus tersebut tidak dilanjutkan oleh korban karena keduanya sepakat berdamai setelah mediasi di Polres Lamongan.

Menurut Norman, kasus tersebut sudah berakhir dengan jalan damai, setelah kedua belah pihak bertemu dan di mediasi di ruang unit perlindungan perempuan dan anak.

"Karena keduanya masih saling mencintai, namun kemarin ada sedikit masalah saja," katanya.

Insiden itu kali pertama diketahui saksi, Prastika Dwi (22) yang melihat terlapor menyiramkan cairan HCL pada korban.

Akibat siraman tersebut, korban mengalami luka pada mata kiri, hingga merah dan kini matanya mengalami kabur jika dipakai untuk melihat.

Luka korban tidak hanya di mata, bibir korban juga melepuh dan tenggorokan terasa nyeri.

Sesaat setelah kejadian, korban diperiksakan ke mantri kesehatan.

Namun sang mantri tak kuasa melakukan tindakan karena luka di bagian mata parah. Hingga korban akhirnya dirujuk ke RS Muhamadiyah Lamongan.

Norman menambahkan, barang bukti yang diamankan adalah sisa cairan HCL dalam botol, sebuah daster warna ungu yang dipakai pada saat disiram cairan HCL dan dua buah bantal.

Norman juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menyelesaikan setiap masalah dengan kepala dingin dan damai.

"Utamanya yang berhubungan dengan anggota keluarga sendiri," katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved