Berita Situbondo

Biaya Tak Sama, Warga Mengadukan Penyelenggara Program Prona Desa Tamansari ke Kejari Situbondo

warga Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, mendatangi kantor Kejari Situbondo, mengadukan kades dan panitia Prona 2017 yang dinilai merugikan warga

Biaya Tak Sama, Warga Mengadukan Penyelenggara Program Prona Desa Tamansari ke Kejari Situbondo
izi hartono/surya
Warga Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, mengadu ke Kejaksaan Negeri Situbondo terkait tarikan program Prona yang tidak sama dan dianggap merugikan warga. 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Sekitar lima warga Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Situbondo, Rabu (04/12/2019). Kedatangan mereka untuk mengadukan kades dan panitia Prona tahun 2017 yang dinilai merugikan masyarakat.

Warga menyebut biaya Prona yang dibebankan kepada masyarakat tidak sama, yakni mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 2,7 juta. Salah seorang warga Desa Tamansari, Halili, mengatakan untuk mengurus sertifikat tanah program Prona, ia diharuskan membayar uang pendaftaran sebesar Rp 600 ribu.

"Waktu itu yang minta uang pak kades. Jika tidak kasih uang itu, sertifikatnya tidak jadi," kata Halili kepada Surya di depan kantor Kejaksaan Negeri Situbondo.

Ia baru mengetahui jika  biaya sertifikat masyarakat itu tidak sama, mulai dari Rp 50 ribu sampai ada bayar jutaan.

"Kalau saya bayarnya sebesar Rp 600 ribu. Saya baru tahu dan kaget, makanya saya adukan ke kejaksaan," tukasnya.

Selain mengadukan kasus prona ini ke Kejaksaan, warga juga akan melayangkan surat pengaduan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Menteri Pertanahan, Kejagung, dan Presiden.

"Hari ini juga surat pengaduan ini kami kirim," pungkasnya.

Penulis: Izi Hartono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved