Berita Pasuruan

Saat Siswa PAUD dan Difabel Ikut Menanam Pohon di Lereng Gunung Arjuno Pasuruan

Kegiatan ini bertujuan menghijaukan kembali areal Arjuno pasca kebakaran hutan Arjuno dan angin puting beliung beberapa bulan lalu.

Saat Siswa PAUD dan Difabel Ikut Menanam Pohon di Lereng Gunung Arjuno Pasuruan
surya.co.id/galih lintartika
Siswa PAUD Karangjati ikut menanam pohon di Blok Sapen, Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/12/2019) pagi. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sebanyak 20 anak-anak difabel dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pandaan dan anak-anak PAUD Karangjati ikut menanam pohon di Blok Sapen, Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/12/2019) pagi.

Kegiatan ini bertujuan menghijaukan kembali areal Arjuno pasca kebakaran hutan Arjuno dan angin puting beliung beberapa bulan lalu.

Selain itu, kegiatan ini juga salah satu gerakan harmonisasi merawat bumi.

Kepala Pabrik Aqua Pandaan, Aditya Lukmansyah mengatakan, ini adalah wujud respon nyata dari perusahaannya untuk menyikapi kebakaran hutan yang telah menghabiskan 800 Ha lebih lereng Arjuno.

"Kami prihatin dengan kebakaran hutan yang terjadi. Kawasan yang kami konservasi sejak 2009 juga termasuk yang dilalap api. Tapi kami tidak menyerah untuk menghijaukannya kembali,” ujar Adit.

Di Pasuruan, dua Pabrik Aqua di Pandaan dan Keboncandi telah menjangkau hampir 2.000 jiwa penerima manfaat melalui Program Konservasi.

Wujudnya dengan mengembangkan Taman Kehati direcharge area di kedua pabrik.

Untuk Blok Sapen, Aqua mengembangkan Arjuna Lestari yang menjaga kelestarian luasan 29 ha terdiri dari 30 persen hutan lindung dan 70 persen hutan produksi yang dikelola Perhutani.

Peran pemangku kepentingan termasuk masyarakat di dalamnya menjadi kunci agar program bisa berjalan dengan baik dan terbentuk Harmoni dalam melestarikan alam.

Ketua LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kasiman menambahkan, lestarinya daerah hulu akan membawa manfaat air untuk daerah tengah dan hilir, dalam hal ini Pasuruan.

“Kami tidak mungkin bergerak sendiri, saya mengapresiasi inisiatif untuk membawa difabel dan PAUD ke sini, karena mereka akan menjadi duta lestari setidaknya untuk keluarga dan sekolahnya. Pemahaman sejak dini ini yang perlu ditanamkan”, Kata Kasiman.

Kerjasama dengan Aqua sendiri telah berjalan sejak 2009 dan melibatkan Yayasan Satu Daun sebagai mitra pendampingan kepada masyarakat.

“Kami berharap semakin banyak pihak akan ikut terlibat dan tidak ada batasan untuk ambil peran mengembalikan kelestarian lereng Arjuno," tutup Kasiman.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved