Proyek Pengembangan Kawasan Bromo Tengger Semeru Dimulai 2021

Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa proyek strategis nasional pembangunan kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS) akan dimulai tahun 2021 mendatang.

Proyek Pengembangan Kawasan Bromo Tengger Semeru Dimulai 2021
surya.co.id/benni indo
Para pengunjung memadati puncak di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) untuk melihat matahari terbit dan kawasan Gunung Bromo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa proyek strategis nasional pembangunan kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS) akan dimulai tahun 2021 mendatang.

Oleh sebab itu ia mengajak bupati wali kota dan juga jajaran pemda untuk mulai melakukan penyusunan detail plan untuk membangun jaringan koneksitas memaksimalkan potensi wisata Jawa Timur khususnya kawasan BTS.

Sebagaimana tercantum dalam Perpres No 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkartosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto, Surabaya-Sidoarjo-Lamongan), kawasan BTS (Bromo-Tengger-Semeru), serta kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan, disebutkan bahwa kawasan BTS akan banyak dibangunkan infrastruktur sebagai penguat koneksitas dan penarik wisatawan sebagai pendongkrang ekonomi dari sektor pariwisata.

"Dalam Perpres itu lampirannya saja ada seratus halaman. Proyek BTS akan dimulai tahun 2021. Maka saya minta untuk detail plannya segera dibuat," kata Khofifah, Selasa (3/12/2019).

Yang masuk dalam pengembangan kawasan BTS sebagaimana termaktub dalam Perpres No 80 Tahun 2019 adalah pelebaran jalan Tongas ke Sukapura, pembangunan jalan tol Probolinggo - Lumajang, pelebaran jalan Pendem - Batu.

Lalu juga proyek infrastruktur peningkatan jalan lingkar kota-kabupaten Probolinggo, double track Surabaya-Bangil-Malang-Blitar-Kretosono, dan percepatan pembangunan double track lintas Bangil-Jember-Banyuwangi

Selain itu juga ada proyek penguatan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk peningkatan fasilitas BTS, pembangunan jalan akses langsung ke TNBTS, serta internasionalisasi bandara Abdulrachman Saleh.

Tidak hanya itu, pengembangan Bromo Vulcania Park, KEK Singasari, pembangunan science techno park, serta pengembangan kereta gantung dengan rute puncak penanjakan-kawah Bromo juga masuk dalam deretan proyek PSN pengembangan kawasan BTS.

Proyek tersebut dibangun dengan anggaran berformat KPBU, ada yang APBN dan juga APBD. Dalam lampiran perpres tersebut turut disertakan nilai besaran masing-masing proyek.

Lebih lanjut dalam pengembangan kawasan BTS, Khofifah menekankan bahwa seluruh kabupaten kota diharapkan bisa sinergis. Sebab anggaran, perencanaan semua tentunya akan melibatkan lintas sektor dalam penyusunan hingga eksekusi di lapangan.

"Yang patut kita harus tekankan adalah seluruh jaringan infrastruktur harus terkoneksi dengan pelaku UMKM, seluruh destinasi wisata dikonekkan dengan jalan, jembatan dan ini akan menjadi sentra sentra ekonomi baru di Jawa Timur," tegasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved