Berita Mojokerto

Penjelasan BMKG terkait Hujan Es di Mojokerto, Besok Potensi Hujan Lebat di Seluruh Jatim 

"Untuk besok potensi hujan lebat hampir di seluruh kota di Jawa Timur," jelas Prakirawan BMKG Kelas I Juanda Agata.

Penjelasan BMKG terkait  Hujan Es di Mojokerto, Besok Potensi Hujan Lebat di Seluruh Jatim 
Foto: istimewa
Warga menunjukkan butiran es dari fenomena hujan es yang terjadi di Kabupaten Mojokerto, Selasa petang (3/12/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Fenomena 20 menit hujan es yang melanda wilayah Mojokerto, Selasa petang (3/12/2019), terpantau dari radar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda.

Terkait hal tersebut, Prakirawan BMKG Kelas I Juanda Agata menjelaskan hujan lebat di area sekitar Mojokerto dan Sidoarjo sekitar pukul 17. 20 WIB.

Dari pantauan radar BMKG terjadi hujan intensitas lebat secara bersamaan terbentuk  awan Cumulonimbus yang cukup tinggi di wilayah Mojokerto.

"Mengenai indikasi fenomena hujan es durasinya sangat cepat yang diawali adanya awan Cumulonimbus," ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (3/12/2019).

Menurut dia, tidak semua pembentukan awan Cumulonimbus menyebabkan terjadinya fenomena hujan es seperti di Mojokerto.

"Potensi terjadinya fenomena hujan es bisa di mana saja tergantung dari perkembangan awan Cumulonimbus itu sendiri," jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya perlu menganalisa terlebih dulu ketika terjadi fenomena hujan es yang disebabkan dari pembentukan awan Cumulonimbus.

Pasalnya, pantauan radar BMKG terpantau hujan intensitas tinggi di wilayah Mojokerto dan Sidoarjo.

"Untuk besok potensi hujan lebat hampir di seluruh kota di Jawa Timur," terangnya.

Fenomena hujan es terjadi di berbagai wilayah Kota/Kabupaten Mojokerto.

Kejadian hujan es itu berlangsung mencekam selama 20 menit bersamaan hujan deras disertai petir, Selasa (3/12/2019) petang.

Dari pantauan di lokasi lima wilayah dilanda hujan. Daerah terparah di wilayah Dusun Penompo, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto.

Hujan es sebesar butir kelereng berjatuhan menimpa atap rumah warga.

Adapun wilayah lain di Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar, Desa Sidoharjo Kecamatan Gedeg, dan Desa Tambakagung  Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved