Berita Jember

Pendopo Kecamatan Jenggawah di Jember Ambruk. Ini Kesaksian Korban yang Datang Mengirim Semen

"Tiba-tiba saja mendengar suara 'gruduk' gitu, terus kayak ada besi jatuh. Saya kaget dan langsung mencoba lari, tapi nggak nutut," ujar Havid

Pendopo Kecamatan Jenggawah di Jember Ambruk. Ini Kesaksian Korban yang Datang Mengirim Semen
Foto Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
Pendapa Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember ambruk dan menimpa pengantar semen, Selasa (3/12/2019) 

SURYA.co.id | JEMBER - Moh Havid (26) warga Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, tidak pernah menyangka dirinya menjadi korban reruntuhan material rangka atap Pendapa / Aula Kantor Camat Jenggawah, Jember, Selasa (3/12/2019).

Havid berada di tempat itu untuk mengantarkan semen. Dia adalah pekerja di sebuah perusahaan semen. Dia bukan tukang di proyek rehab kantor kecamatan itu, seperti dalam berita sebelumnya.

Sekitar pukul 08.30 Wib, dia datang ke kantor yang sedang direhab itu untuk mengantar semen. Dia menurunkan, dan menempatkan semen di area pendapa yang los.

Tak lama dia menaruh semen, tiba-tiba dia mendengar suara 'gruduk' dari atasnya.

"Tiba-tiba saja mendengar suara 'gruduk' gitu, terus kayak ada besi (baja ringan) jatuh. Saya kaget dan langsung mencoba lari, tapi nggak nutut," ujar Havid kepada Surya saat ditemui di Puskesmas Jenggawah.

Paha kanannya tersangkut material sehingga menyebabkan luka robek di paha kanan itu. Akibatnya, dia terjatuh dan tubuhnya tertimpa material bangunan yang didomunikasi rangka baja ringan, dan genteng.

"Kepala saya ini kejatuhan juga," imbuhnya. Beberapa luka lecet terlihat di wajahnya. Luka robek di pahan kanannya harus mendapatkan beberapa jahitan sepanjang 20 centimeter.

Havid menegaskan, saat mengantar semen, cuaca sedang cerah, tidak ada angin kencang apalagi hujan. Karenanya, dia tidak menyangka juga kalau atap bangunan itu ambruk.

Atap bangunan yang bakal menjadi lokasi Pendapa Kantor Camat Jenggawah itu ambruk saat masih dalam proses pembangunan. Kantor Camat Jenggawah itu dibongkar secara keseluruhan, dan dibangun ulang. Bangunan yang dalam proses pembangunan itu terdiri atas sejumlah ruangan, dan pendapa yang diperuntukkan sebagai ruang pertemuan. Pada Selasa (3/12/2019), atap pendapa itu ambruk.

Pendapa Kecamatan Jenggawah Jember Itu Ambruk saat Cuaca Cerah, Tak Ada Angin ataupun Hujan

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved