Berita Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Pasang Alat Perekam Transaksi di 200 Obyek Pajak Daerah

Ini dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kebocoran penerimaan pajak daerah. Utamanya di sektor-sektor obyek pajak yang berpotensi.

Pemkab Sidoarjo Pasang Alat Perekam Transaksi di 200 Obyek Pajak Daerah
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Sejumlah tokoh Pemkab Sidoarjo dan KPK bertemu dalam Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Dan Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah Melalui Pemasangan Alat Perekam Transaksi Obyek Pajak, Selasa (3/12/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Mulai 2020 mendatang, Pemkab Sidoarjo bakal memasang 200 alat perekam atau pemantau transaksi objek pajak daerah.

Ini dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kebocoran penerimaan pajak daerah. Utamanya di sektor-sektor obyek pajak yang berpotensi.

Rencana itu disampaikan langsung ke ratusan pengusaha hotel, restoran, hiburan dan pengusaha parkir dalam acara sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Dan Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah Melalui Pemasangan Alat Perekam Transaksi Obyek Pajak, Selasa (3/12/2019).

Penerimaan Pajak Daerah pada sektor penerimaan pajak Hotel, Restoran, Hiburan dan Parkir memiliki kontribusi cukup besar untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Sidoarjo.

"Setiap obyek pajak akan dipasang alat perekam transaksi, tujuannya mencegah kebocoran. Tahap pertama akan kita pasang 200 titik obyek pajak", ujar Kepala Badan Pajak Sidoarjo, Joko Santosa.

Di Banyuwangi KPK Ingatkan Pengusaha Patuh Bayar Pajak

Badan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo sudah bekerjasama dengan Bank Jatim, nantinya pajak yang terpotong secara otomatis tersebut akan masuk langsung ke rekening kas daerah.

Tahun 2019 target pajak daerah 1 triliun 9 miliar , akhir november penerimaan pajak daerah sudah mencapai Rp 950 miliar.

Realisasi pajak daerah tahun 2018 sebesar Rp 961 miliar lebih. Telah menyumbang 56,56 persen dari realisasi penerimaan pendapatan daerah tahun 2018 sebesar Rp 1,7 triliun lebih.

Dengan adanya alat perekam transaksi, pemda dan pengusaha dapat memantau omset dan besaran pajak yang harus dibayarkan.

"Pemasangan alat perekam transaksi ini akan mewujudkan transparansi dalam pemungutan pajak, pengusaha dan pemda bisa sama-sama mengetahui, nantinya seluruh obyek pajak hotel ,restoran dan hiburan akan di pasang alat perekam", ujar Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang hadir di acara itu.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved