Mundurnya Bamsoet dari Pencalonan Ketua Umum Disebut Kado Terindah HUT Golkar ke-55

Menurut Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, hal ini merupakan kado terindah partai Golkar yang merayakan HUT ke-55 pada Oktober 2020

Mundurnya Bamsoet dari Pencalonan Ketua Umum Disebut Kado Terindah HUT Golkar ke-55
kolase Kompas.com
Bamsoet dan Airlangga Hartarto 

SURYA.co.id | JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Timur mengapresiasi keputusan mundurnya Bambang Soesatyo (Bamsoet) dari pencalonan Ketua Umum Golkar.

Dengan adanya keputusan tersebut, maka jalan Airlangga Hartarto terpilih sebagai Ketua Umum semakin terbuka.

Menurut Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, hal ini merupakan kado terindah partai Golkar yang merayakan HUT ke-55 pada Oktober 2020 lalu.

"Ini kado terindah bagi kami di momentum HUT," kata Sahat kepada jurnalis ketika dikonfirmasi sebelum penyelenggaraan Munas, Selasa (3/12/2019).

Wakil Sekretaris DPD Golkar Jatim, Pranaya Yudha, menambahkan bahwa Bamsoet berusaha menunjukkan sikap kenegarawan dengan lebih mementingkan Golkar dibandingkan ambisi pribadi.

Sebab, Munas Golkar yang cenderung berakhir aklamasi akan sekaligus mencegah perpecahan di internal partai berlambang pohon beringin ini.

"Mundurnya Bamsoet, menunjukkan kenegarawan. Beliau lebih mementingkan kondusifitas negara," katanya.

Menurutnya, keutuhan dan stabilitas Golkar, berkorelasi lurus dengan keutuhan dan stabilitas pemerintahan

"Kalau Golkar kondusif, DPR RI hingga kabupaten/kota juga kondusif," kata Yudha yang juga Anggota DPRD Jatim ini.

Dengan terjaganya stabilitas Dewan, maka pemerintah pun juga akan kondusif.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved