Berita Tulungagung

Ketua DPRD Tulungagung Menerima Laporan 21 Kematian Sapi di Sendang

Dari laporan warga yang diterimanya, sudah ada 21 sapi yang mati misterius. “Kalau yang disampaikan warga ke saya, matinya karena racun,” katanya.

Ketua DPRD Tulungagung Menerima Laporan 21 Kematian Sapi di Sendang
ISTIMEWA
Seekor sapi yang mati tengah digotong warga. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Ketua DPRD Tulungagung, Marsono mengaku sudah menerima laporna kematian sapi-sapi di wilayah Kecamatan Sendang.

Dari laporan warga yang diterimanya, sekurangnya sudah ada 21 sapi yang mati misterius.

“Kalau yang disampaikan warga ke saya, matinya karena racun,” ungkap Marsono, Selasa (3/12/2019).

Meski demikian, Marsono mengaku belum melakukan cek ulang satu per satu atas laporan itu.

Sapi-sapi yang dilaporkan mati adalah sapi yang gemuk.

Karena itu muncul kecurigaan, kematian sapi-sapi ini disengaja agar pemiliknya menjual dengan harga murah.

“Indikasinya ini kejahatan, ujung-ujungnya adalah masalah daging,” tegas Marsono.

Marsono yang juga warga Kecamatan Sendang, sehingga tahu kondisi ketakutan yang dialami warga.

Setiap malam mereka berjaga, karena takut pelaku kembali beraksi.

Apalagi kondisi ini tidak hanya terjadi di Nyawangan, tapi juga beberapa wilayah desa lain, seperti di Desa Sendang, Picisan dan sebagian Tugu.

“Setiap saya pulang malam, jam sebelas atau jam dua belas, di gang-gang ada warga yang berjaga,” ungkap Marsono.

Karena itu Marsono berharap, ada peran dari Polres Tulungagung untuk melakukan penyuluhan.

Harapannya warga kembali tenang, dan situasi kembali aman serta kondusif. 

8 Sapi Mati Misterius di Desa Nyawangan, Diduga Diracun dan Polisi Kesulitan Cari Bangkainya

 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved