Pilwali Surabaya 2020

Semua Kandidat Pilwali Surabaya 2020 Belum Aman, Surokim Abdussalam: Semua Masih Harap-harap Cemas

"Semua kandidat yang kini menonjol masih belum ada yang bisa dikatakan aman dan pasti dapat rekom. Semua masih harap-harap cemas"

Semua Kandidat Pilwali Surabaya 2020 Belum Aman, Surokim Abdussalam: Semua Masih Harap-harap Cemas
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Surokim Abdussalam 

SURYA.co.id | SURABAYA - Akademisi Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam mengatakan bahwa semua kandidat Pilwali Kota Surabaya 2020 yang kini mengklaim sudah mengantongi restu partai atau bahkan rekom informal, belum dalam kondisi aman atau status aman. Pasalnya rekom resmi partai tetap bisa berubah dan biasanya akan dikeluarkan di last minute.

"Semua kandidat yang kini menonjol masih belum ada yang bisa dikatakan aman dan pasti dapat rekom. Semua masih harap-harap cemas karena proses dan tahapan di DPP masih sedang berlangsung hingga bulan Januari atau Februari 2020," kata Surokim, Senin (2/12/2019).

Bahkan, jika melihat tradisi partai dalam Pilkada Serentak banyak juga yang akan mengambil posisi last minute dan itu membuat kian sulit memprediksi siapa yang akan mendapat rekomendasi.

Menurutnya, rekomendasi partai memang sulit diprediksi karena itu menjadi wilayah zona 'senyap' DPP yang sulit diakses publik.

Apalagi DPP partai tidak sekadar melihat apa yang terjadi pada dinamika di tingkat lokal. Tetapi juga dinamika di tingkat nasional termasuk konfigurasi kekuatan partai di level nasional dan juga relasi relasi antar partai.

Selain itu, juga melihat dinamika hasil survei internal dan eksternal terkait pilkada.

Jadi sesungguhnya sulit dan rumit jika memprediksi arah turunnya rekom partai.

"Apalagi Pilwali Kota Surabaya jelas sangat penting dan strategis bagi partai karena punya multiefek bagi pilkada di 18 wilayah lain di Jatim. Jadi penentuan rekom pasti akan berlangsung sengit dan juga berliku. Bahkan bisa-bisa semua akan mengambil posisi di last minutes untuk penentuan siapa yang diusung," tegasnya.

Peneliti Surabaya Survey Center ini juga menyampaikan terkait nama nama yang beredar sejauh ini masih dominan berasal dari tokoh-tokoh lokal saja.

Belum banyak tokoh nasional yang juga beredar di Pilwali Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved