Berita Bangkalan

Remaja Bangkalan Nodai Pacar Bergiliran Bersama Teman Hingga Hamil, Polisi: Ancaman Penjara 15 Tahun

Remaja Bangkalan diduga telah menodai pacarnya, RL (14), secara bergantian dengan temannya, hingga hamil.

Remaja Bangkalan Nodai Pacar Bergiliran Bersama Teman Hingga Hamil, Polisi: Ancaman Penjara 15 Tahun
ahmad faisol/surya
Tersangka kejahatan asusila, WBS (18), warga Desa Mangga'an Kecamatan Modung, dijebloskan ke tahanan Mapolres Bangkalan. Berdua dengan temannya yang saat ini DPO, WBS menodai pacarnya bergantian hingga kini hamil. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Remaja Bangkalan, WBS (18), mendekam di tahanan Polres Bangkalan, Senin (2/12/2019). Remaja dari Desa Mangga'an, Kecamatan Modung, ini diduga telah menodai pacarnya, RL (14), secara bergantian dengan temannya.

Kejahatan asusila yang dilakukan bergiliran ini terjadi di area perkebunan desa setempat pada Agustus 2019 silam. Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra, mengungkapkan WBS mengajak temannya, AL, menodai Rl secara bergantian hingga korban hamil.

"kejahatan asusila dilakukan dua orang secara bergiliran, hingga korban hamil. Untuk teman tersangka (AL), kami nyatakan sebagai DPO," ungkap Rama saat menggelar rilis kasus perkara, Senin (2/12/2019).

Rama menuturkan korban awalnya dibonceng kedua tersangka menuju perkebunan pada pukul 19.00 WIB.

WBS lah yang mengawali kejahatan asusila itu.

"Sambil menunggu giliran, tersangka yang DPO (AL) memegang pundak korban," jelasnya.

WBS dijerat Pasal 82 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-undang (UU) RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU nomor 23 Tahub 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Tersangka WBS terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara," pungkas Rama.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved