Berita Trenggalek

Polres Trenggalek Bertekad Hilangkan Tindakan Represif dalam Kawal Program Pembangunan Nasional

Polres Trenggalek berkeinginan untuk menghilangkan tindakan represif dalam mengawal program pembangunan nasional yang ada di Trenggalek.

Polres Trenggalek Bertekad Hilangkan Tindakan Represif dalam Kawal Program Pembangunan Nasional
SURYA.co.id/Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Dodik Novianto dalam forum Konsolidasi Forkominda dengan Tiga Pilar Desa dan Kecamatan di Pendopo Kabupaten, Senin (2/12/2019). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Polres Trenggalek berkeinginan untuk menghilangkan tindakan represif dalam mengawal program pembangunan nasional yang ada di Trenggalek.

Polisi akan mengedepankan tindakan peringatan hingga berkali-kali sebagai gantinya.

Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya akan mengingatkan di awal apabila ada potensi membahayakan atau potensi pidana dan pelanggaran dalam program pembangunan.

Tidak cukup sekali, peringatan akan dilakukan dua hingga berkali-kali. Tujuannya, kata Calvijn, agar peringatan lebih jelas.

"Supaya kami menghilangkan, tindakan-tindakan represif yang ada. Intinya, kami tidak akan menghalangi pembangunan nasional yang ada," tutur Calvijn usai forum Konsolidasi Forkominda dengan Tiga Pilar Desa dan Kecamatan di Pendopo Kabupaten, Senin (2/11/2019).

Langkah itu sebagai dukungan dari kebijakan lima program prioritas presiden.

Ia juga mengingatkan agar tak ada pejabat yang bermain-main atas kebijakan itu.

Calvijn ingin kebijakan dari presiden selaras dengan kebijakan sampai di pemerintahan yang paling bawah. Dengan begitu, ia berharap manfaat semua program yang dibangun dapat dirasakan warga Trenggalek.

"Tidak oleh orang lain dan tepat sasaran. Apabila warga harapannya untuk hari ini, kami berusaha hari ini. Tidak tunda-tunda, birokrasi kita pangkas, dan tepat sasaran," pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Dodik Novianto menambahkan, pihaknya punya tugas pokok dalam operasi militer selain perang.

Salah satu bentuknya membantu program-program pemerintah.

"Babinsa (Bintara Pembina Desa) bisa bersinergi dengan yang ada. Mungkin bisa membantu mempercepat kegiatan yang tidak bisa hanya dijalankan dinas," tutur Dodik.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved