Berita Bangkalan

Polisi Bekuk Dua Pencuri Laptop Mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura

Polisi di Bangkalan membekuk komplotan spesialis pencurian laptop di rumah kontrakan mahasiwa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (2/12/2019).

Polisi Bekuk Dua Pencuri Laptop Mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Dua warga Surabaya spesialis pencurian laptop di kawasan Kampus UTM, Bangkalan, Madura 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Unitreskrim Polsek Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, membekuk komplotan spesialis pencurian laptop di rumah kontrakan mahasiwa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (2/12/2019).

Komplotan itu terdiri dari Satimin (47) dan Sulaimin (30). Keduanya warga Sawah Pulo Wetan Kecamatan Semampir, Surabaya.

Keduanya mencuri laptop Asus berwarna silver milik mahasiswi UTM, Silvi Emelia (19), warga Kabupaten Gresik di rumah kontrakan Graha Kamal Permai, Desa Gili Timur Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan.

Kapolsek Kamal AKP Abd Kadir mengungkapkan, penangkapan dua pelaku pencurian itu berdasarkan hasil rekaman CCTV yang disita kepolisian untuk barang bukti.

"Kami tangkap saat mereka hendak beraksi di Perumahan Gilianyar. Awalnya mereka tidak mengaku," singkat Abd Kadir kepada Surya.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Bahrudi menambahkan, korban melapor telah kehilangan laptop ke Mapolsek Kamal pada Jumat (29/11/2019).

"Sebelumnya, korban pulang ke Gresik meninggalkan laptop di dalam lemari. Setelah kembali, lemari terbuka dan laptop miliknya raib," ujarnya.

Dalam aksinya, lanjut Bahrudi, pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nopol L 5924 TF dan memarkir di depan pagar rumah.

"Pagar rumah kontrakan tidak terkunci, hanya pintu rumah saja yang dikunci," papar mantan KBO Reskrim Polres Bangkalan itu.

Dari tangan keduanya, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat, uang tunai sebesar Rp 550.000 sisa hasil penjualan laptop, dan sebuah tas warna hitam bergaris merah.

"Mereka terancam hukuman pidana selama tujuh tahun penjara. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan," pungkasnya.

Di hadapan penyidik, kedua tersangka mengaku bahwa baru pertama kali beraksi. Namun polisi terus mengembangkan pengungkapan kasus pencurian laptop tersebut. 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved