Berita Surabaya

Kesaksian Polisi terkait Kronologi Dugaan Rasisme saat Kericuhan di Asrama Papua di Surabaya

Kasus dugaan rasisme saat kerusuhan di Asrama Papua terungkap saat saksi dari Polda Jatim melakukan Patroli Siber.

Kesaksian Polisi terkait Kronologi Dugaan Rasisme saat Kericuhan di Asrama Papua di Surabaya
surya.co.id/samsul arifin
Sidang dengan terdakwa Syamsul Arifin beragendakan keterangan saksi dari Polda Jatim di Ruang Cakra, PN Surabaya, Senin (2/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kasus dugaan rasisme saat kerusuhan di Asrama Papua terungkap saat saksi dari Polda Jatim melakukan Patroli Siber. 

Hal itu diungkapkan Adi Setiawan, Anggota Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim saat dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya oleh JPU Kejati Jatim atas terdakwa Syamsul Arifin.

"Saat itu saya melakukan profiling di akun-akun media sosial dan berita-berita yang sedang viral," kata Adi Setiawan saat bersaksi dalam persidangan di Ruang Cakra, Senin (2/12/2019).

Melalui profiling tersebut, masih kata Adi Setiawan, Ia menemukan adanya postingan kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua yang di-upload dari salah satu akun media sosial Facebook.

"Diupload di Facebook, nama akunya Viral Indonesia," sambung saksi menjawab pertanyaan ketua majelis hakim Johanes Hehamony. 

Ketika ditanya lebih dalam siapa pemilik akun facebook viral Indonesia tersebut, saksi Adi Setiawan mengaku belum bisa melacaknya hingga kasus rasisme ini disidangkan di PN Surabaya.

"Belum ketemu sampai sekarang," tukasnya.

Saat ditanya apa yang diketahuinya tentang perkara yang menjerat Syamsul Arifin sebagai terdakwa, Saksi Adi Setiawan mengaku tidak tahu.

"Secara pasti saya tidak tau kasusnya, tapi terkait dengan ucapan kata monyet saat di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan,"ujarnya.

Sementara saat ditanya apakah isi video yang diupload oleh akun Facebook Viral Indonesia, saksi Adi Setiawan mengatakan ada tiga video yang diupload, salah satunya tentang ciri-ciri dari terdakwa Syamsul Arifin.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved