Di Kota Xinlong Tiongkok Ada Desa yang Mirip Bali. Inilah Asal Mulanya

Ornamen-ornamen Bali terlihat jelas ketika memasuki lokasi wisata di kota paling selatan di pulau Hainan ini. Ternyata, begini asal mulanya

Di Kota Xinlong Tiongkok Ada Desa yang Mirip Bali. Inilah Asal Mulanya
ist
Suasana Desa Xinlong yang penuh dengan ornamen-ornaamen khas Bali. 

"Pengambilan nama Bali karena nama ini paling familiar di Indonesia. Karena orang di dataran Tiongkok dan atau seberang dataran Tiongkok tidak mengerti sejarah Indonesia,"lanjutnya.

Awalnya, mereka yang di Desa Bali ini awalnya membuat museum akar, ruang pertemuan dan panggung berkumpul.

Hal ini sebagai fasilitas sesuai kebudaydqaan orang Tiongkok saat berkumpul tidak hanya berbicara tetapi melakukan aktivitas untuk melupakan kenangan masa lalu di Indonesia.

"Sekarang wilayah ini menjadi pusat budaya yang juga menampilkan berbagai atraksi wisata,"jelasnya

Keberadaan Ambar dan beberapa warga Indonesia di Desa Bali merupakan upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk memberikan penyegaran kembali akan budaya Indonesia di Desa Bali, serta merevitalisasi dan mengembalikan ingatan warga yang bermukim di sekitar Desa Bali yang merindukan Indonesia.

"Mulai dari mengajar menari membuat ornamen dan properti panggung, hingga lukisan khas bali warga Indonesia yang membuat,"pungkasnya.

Universitas Muhammadiyah Surabaya

Salah satu rombongan yang mengunjungi Desa Bali merupakan rombongan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Rombongan yang mendatangi Hainan untuk wisata budaya ini terlihat cukup antusias melihat budaya yang familiar dengan Indonesia.

Bahkan saat pertunjukan tari Bali dan nyanyian dangdut yang disajikan, mereka tampak berinteraksi bahkan bernyanyi bersama.

Humas UM Surabaya, Radius Setiyawan mengungkapkan Desa Bali di Hainan menegaskan adanya mobilitas kebudayaan. Hal ini menurutnya tentunya hal yang wajar dan tidak dapat dihindarkan dalam era globalisasi.

"Pastinya perlu berbangga karena kebesaran Bali diduplikasi di Tiongkok. Hal tersebut menjelaskan bahwa dalam kontek Identitas dan kebudayaan Indonesia yang beragam itu unik dan kaya,"pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved