Hari AIDS International

Buktikan Pengidap HIV/AIDS Bisa Produktif, Tiga ODHA Asal Jatim Kini Hidup Normal

Bagi pengidap HIV/ AIDS, dukungan keluarga maupun lingkungan sangat penting untuk penyembuhan hingga keberlangsungan kehidupannya.

surya.co.id/habibur rohman
Peserta secara bersama melakukan beberapa gerakan senam saat memperingati Hari Aids Sedunia 2019 di area Car Free Day Jl Raya Darmo Surabaya, Minggu (1/12/2019). Kegiatan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Surabaya ini sekaligus kampanye pencegahan IMS & HIV AIDS, serta konsultasi. 

“Setelah 1 jam diperiksa VCT, hasil yang keluar saya positif HIV. Saya pun terkejut dan shock. Tapi teman dan para dokter menenangkan saya serta memberikan motivasi,” paparnya.

Kemudian dokter membekali Angga dengan obat ARV. Angga rutin meminum obat itu.

Akan tetapi, tiga bulan berselang kondisinya makin tak membaik, hingga akhirnya dia dirawat inap di RSUD Dr Soetomo.

Usai menjalani perawatan selama sekitar 1 bulan, kondisi Angga berangsur membaik.

Setelah dirasa kondisinya membaik, dia memilih pulang kampung ke Jember.

Dia menjalani masa pemulihan di rumah hingga 2 bulan. Kondisinya makin membaik.

Sebab, Dia rutin meminum obat ARV dan kontrol Viral Load (cek virus) dan CD4 (tes imun).
Saat ini, virus HIV sudah tak terdeteksi di tubuhnya, CD4-nya pun mencapai 700.

Sementara, di Hari HIV/AIDS Dunia tahun ini, dia berharap agar tidak ada stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS. (M Romadoni/Danendra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved