Hari AIDS International

Buktikan Pengidap HIV/AIDS Bisa Produktif, Tiga ODHA Asal Jatim Kini Hidup Normal

Bagi pengidap HIV/ AIDS, dukungan keluarga maupun lingkungan sangat penting untuk penyembuhan hingga keberlangsungan kehidupannya.

surya.co.id/habibur rohman
Peserta secara bersama melakukan beberapa gerakan senam saat memperingati Hari Aids Sedunia 2019 di area Car Free Day Jl Raya Darmo Surabaya, Minggu (1/12/2019). Kegiatan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Surabaya ini sekaligus kampanye pencegahan IMS & HIV AIDS, serta konsultasi. 

“Saya tinggal di lingkungan baru lebih nyaman, mungkin karena mereka cuek,” imbuhnya.

Bagi pengidap HIV/ AIDS, dukungan keluarga maupun lingkungan sangat penting untuk penyembuhan hingga keberlangsungan kehidupannya.

“Support keluarga bagi mereka (ODHA) penting! Itu nomor satu, karena apapun juga kalau stigma kita sendiri malah tidak akan menyelesaikan masalah,” ujar Tami.

Tami bersyukur anak-anaknya tidak terpengaruh stigma negatif terhadap pengidap HIV/ AIDS.
Justru selama ini anak-anaknya yang memberikan dukungan penuh agar dapat melawan sakit tersebut.

Beberapa keluarganya yang mengetahui kondisinya juga mendukungnya.

Kini Tami bersama suaminya Tomi (44), menjadi relawan untuk mendampingi para penderita HIV/ AIDS.

“Saya selalu diingatkan sama kakak istilahnya sistem imun saya separo jadi jangan capek-capek. Harus makan ada gizinya dan rutin mengonsumsi obat (ARV),” tutupnya.

Tidak Mudah

Perjuangan Alfian Priyanto (27), warga asal Jember melawan HIV/ AIDS juga berbuah manis.

Kini, kondisi Angga sapaan akrabnya sudah sehat dan menjalani hidup seperti sediakala.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved