Berita Nganjuk

Peringatan Hari AIDS Kab Nganjuk: Pemkab Perluas Sosialisasi Bahaya Penyakit HIV/AIDS di Masyarakat

Pemkab Nganjuk berupaya maksimal tingkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan penuralan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Peringatan Hari AIDS Kab Nganjuk: Pemkab Perluas Sosialisasi Bahaya Penyakit HIV/AIDS di Masyarakat
foto: humas pemkab nganjuk
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat dalam peringatan hari Aids sedunia di Kabupaten Nganjuk yang diselenggarakan bersama Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Pemkab Nganjuk berupaya maksimal tingkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan penuralan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Terlebih, di Kabupaten Nganjuk hingga kini tercatat ada sekitar 1.328 orang penderita penyakit HIV/AIDS.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, sosialisasi pencegahan penularan HIV/AIDS di Kabupaten Nganjuk telah melalui berbagai cara dan program baik secara langsung maupun tidak langsung kepada para penderita.

Di samping itu, upaya pencegahan juga dilakukan dengan terus menerus mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewaspadai penularan penyakit HIV/AIDS melalui berbagai aktivitas perilaku buruk.

"Kami tidak ingin jumlah penderia HIV/AIDS terus bertambah di Kabupaten Nganjuk. Untuk itu pencegahan dan sosialisasi akan terus kami perluas kepada masyarakat agar tidak tertular," kata Novi Rahman Hidhayat dalam peringatan Hari HIV/Aids sedunia, Minggu (1/12/2019).

Untuk itu, dikatakan Mas Novi panggilan akrab Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat, pihaknya sengaja mengambil tema "Saya Berani, saya Sehat" masyararkat menuju sukses dalam peringatan HIV/AIDS seduia di Kabupaten Nganjuk.

Dalam peringatan hari HIV/AIDS sedunia itupun juga dilakukan dengan penandatanganan deklarasi Peduli HIV/AIDS.

"Tentunya melalui peringatan hari HIV/AIDS sedunia akan selalu menyadarkan kita akan bahaya dari penyakit mematikan tersebut," tandas Mas Novi.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo yang hadir dalam peringatan hari HIV/AIDS sedunia di Kabupaten Nganjuk mengatakan, membangun kesadaran bersama untuk melakukan pencegahan AIDS sangatlah penting.

Jika sudah terjangkit tidak akan dapat di sembuhkan sehingga harus menghadapi kematian.

"Dan yang harus dilakukan yakni dengan rehabilitasi pelan-pelan dan memberi pengertian agar bisa menjaga dirinya untuk tidak menularkan kepada orang lain,” kata Himawan Estu Bagijo.

Oleh karena itu, dikatakan Himawan Estu Bagijo, pihaknya berterima kasih kepada himpunan perusahaan peraih penghargaan HIV AIDS (HIPPHA) yakni ada sekitar 32 perusahaan yang ikut perpartisipasi dan berkontribusi untuk menyelenggarakan kegiatan peringatan hari AIDS. 

Hal itu menunjukkan kesadaran dari perusahaan dengan ratusan ribu karyawan akan pencegahan terhadap penularan penyakit HIV/Aids dikalangan pekerja.

"Maka dari itu, melalui partisipasi dari perusahaan-perusahaan tersebut menjadi wujud kepedulian mereka terhadap bahayanya penyakit HIV/AIDS dan untuk dilakukan pencegahan bersama-sama," tutur Himahan Estu Bagijo. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved