Berita Jombang

Sejumlah Tenda PKL di Stadion Jombang Roboh Disapu Puting Beliung

Sejumlah tenda pedagang kaki lima (PKL) di depan Stadion Merdeka Jombang porak poranda disapu angin puting beliung, Sabtu (30/11/2019).

Sejumlah Tenda PKL di Stadion Jombang Roboh Disapu Puting Beliung
surabaya.tribunnews.com/sutono
Lapak PKL di depan Stadion Merdeka Jombang yang rusak akibat diterjang angin puting beliung. 

SURYA.co.id, JOMBANG - Sejumlah tenda pedagang kaki lima (PKL) di depan Stadion Merdeka Jombang porak poranda disapu angin puting beliung, Sabtu (30/11/2019).

Tenda semi permanen tersebut kondisinya cukup memprihatinkan. Atapnya tersingkap, besi penyangganya banyak yang roboh.

Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu. Karena begitu angin mengamuk, para pedagang langsung menyelamatkan diri.

“Sedikitnya tujuh tenda atau lapak yang rusak. Atap terbalik," kata Tarsi, pedagang bakso yang lapaknya juga porak poranda.

Menurutnya, terjangan angin berlangsung singkat, tak sampai setengah jam.

Saat itu, sekitar pukul 14.00 WIB, cuaca mendung, angin pun mulai bertiup. Sejurus kemudian hujan turun, disertai angin yang kian lama kian kencang.

Puncaknya, terdengar suara angin menderu dan menerjang deretan tenda PKL di depan stadion. "Saya bersama teman-teman langsung berhamburan keluar lapak untuk menyelamatkan diri," kata Tarsi kepada surya.co.id.

Akibat terjangan angin puting beliung itu, seditinya 7 lapak PKL rusak parah. Hampir seluruh atapnya tersingkap, sebagian tiangnya roboh.

Usai angin berlalu, para PKL bergotong-royong membersihkan dan merapikan lapak mereka. Namun mereka terpaksa tidak bisa melanjutkan aktivitas berdagangnya karena lapak mereka rusak.

Plt Kepala BPBD Jombang, Abdul Wahab, mengatakan, hujan deras yang disertai angin kencang mengaibatkan sejumlah kerusakan. "Di antaranya sejumlah tenda PKL di Stadion Merdeka," kata Wahab.

Selain itu, ada tiga Desa di Sumobito, Nglele dan dua Desa lagi, di Kecamatan Jombang Kota yang diterjang angin kencang dengan erusakan sejumah rumah dan fasilitas umum.

"Hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan berapa jumlah rumah warga dan total kerugian akibat kejadian ini. Ada di depan Stasiun Jombang dan perumahan Puloasri, tapi masih kami inventarisasi," pungkas Wahab.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved