Pilkada Surabaya, Golkar Siapkan Penjaringan Pasca Munas

Partai Golkar memastikan akan ikut membuka pendaftaran calon kepala daerah menghadapi pilkada Surabaya 2020 mendatang.

Pilkada Surabaya, Golkar Siapkan Penjaringan Pasca Munas
dya ayu wulansari
Blegur Rijanggono 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Golkar memastikan akan ikut membuka pendaftaran calon kepala daerah menghadapi pilkada Surabaya 2020 mendatang.

Rencananya, partai berlambang pohon beringin ini akan membuka pendaftaran pasca pelaksanaan Munas Golkar awal Desember mendatang.

Ketua DPD Golkar Surabaya, Blegur Prijanggono, menyebut pihaknya saat ini telah membentuk tim penjaringan. Tim inilah yang akan membuka komunikasi dengan beberapa calon potensial di Surabaya.

"Sejauh ini, kami masih saling menjajaki. Nama-nama tentu akan kami sampaikan setelah Munas," kata Blegur kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (30/11/2019).

Pihaknya saat ini memilih fokus untuk menyelesaikan Munas Golkar yang rencananya berlangsung 3-6 Desember mendatang. Yang mana, satu di antara agendanya memilih Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024.

Sekalipun belum membuka pendaftaran secara resmi , DPP Partai Golkar telah memiliki sejumlah kriteria calon yang akan diusung. "Tentunya, dengan mengedepankan elektabilitas dan kinerja hampir menyerupai figur Walikota saat ini," katanya.

Ia menjelaskan bahwa DPP telah menentukan lembaga survei yang akan diturunkan ke Kota Surabaya. "Siapa pun yang akan disampaikan ke DPP, harus dilihat terebih dahulu elektabilitasnya berdasarkan survey," katanya.

Pada prinsipnya, Golkar tentu akan mengutamakan kader partai. Namun, pihaknya memastikan terbuka dengan unsur yang lain. "Baik itu birokrasi, pengusaha, atau unsur lain. Mereka terbuka diusung Partai Golkar," tegasnya.

Sebelumnya, Blegur menjelaskan bahwa satu di antara kriteria calon yang diusung pihaknya adalah memiliki kualitas dan kemampuan yang sama seperti Walikota Surabaya saat ini, Tri Rismaharini.

”Kami mencari figur yang bermanfaat dan menguntungkan bagi warga Surabaya,” kata Blegur sebelumnya.

Dijelaskan oleh pihaknya, masyarakat Surabaya begitu puas dengan capaian kinerja Risma. Sehingga, satu di antara indikator figur yang dinilai memiliki manfaat harus sama seperti Risma.

”Masyarakat Surabaya menginginkan yang seperti Ibu Risma ini. Capaian Walikota saat dinilai sudah bagus,” terang Blegur yang kini menjadi Anggota DPRD Jatim dari dapil Jatim 1 yang membawahi Kota Surabaya.

Dengan mengusung calon seperti Risma, pihaknya cukup optimistis bukan hanya meraih kemenangan di Surabaya, namun juga menjadikan Surabaya semakin lebih baik. ”Kedepan, minimal memiliki kaliber yang sama dengan saat ini. Sehingga, nggak jomplang. Kalau sama, Surabaya kedepan akan lebih baik,” tegasnya.

Elektabilitas dan kualitas kinerja menjadi perhatian utama Golkar dalam memilih calon. ”Hal ini terkait dengan bukti kinerja di sosial. Artinya, benar-benar berguna di masyarakat,” katanya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved