Berita Madiun

Penanaman Kembali di Lahan Hutan Gunung Lawu yang Terbakar, Ada 500 Pohon yang Disiapkan

Rencananya untuk tahap awal, ada sekitar 500 pohon yang akan ditanam di kawasan hutan yang terbakar.

Penanaman Kembali di Lahan Hutan Gunung Lawu yang Terbakar, Ada 500 Pohon yang Disiapkan
surya.co.id/doni prasetyo
Kawasan hutan Gunung Lawu yang terbakar. 

SURYA.co.id | MADIUN- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu DS, melakukan reboisasi di kawasan hutan Gunung Lawu yang terbakar, Jumat (15/11/2019).

Reboisasi tersebut dimaksudkan untuk mengganti tanaman yang terbakar.

"Kami sudah mulai menanam kembali di kawasan hutan yang terbakar kemarin. Hujannya kan baru turun seminggu yang lalu, rencananya mau reboisasi total," kata Staff Humas KPH Lawu DS, Eko Santoso saat ditemui di Kantor KPH Lawu DS, Jalan Rimba Mulya no 5, Kota Madiun, Jumat (29/11/2019) siang.

Dia mengatakan, rencananya untuk tahap awal, ada sekitar 500 pohon yang akan ditanam di kawasan hutan yang terbakar.

Beberapa jenis pohon yang ditanam di antaranya, alpukat, nangka, sengon, dan mahoni.

Menanami pohon lagi, jumlahnya sekitar 500 pohon, campur, buah-buahan, alpokat, nangka, sengon, mahoni.

"Selain penanaman kembali lahan yang gundul akibat kebakaran, KPH Lawu DS juga membuat sekat dan ilaran untuk mencegah kebakaran besar kembali terjadi," katanya

Dia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan luasan lahan hutan di wilayah KPH Lawu DS yang terbakar, dan juga jumlah pohon, termasuk pohon produksi yang mati akibat kebakaran.

Sementara itu, untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran juga belum diketahui.

Namun, diduga api berasal dari putung rokok yang dibuang sembarangan oleh oknum.

"Api awalnya berasal dari serasah yang terbakar, diduga karena putung rokok yang dibuang sembarangan. Kemungkinan, kelalaian manusia," imbuhnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved