Jelang Subuh Masuk ke Kamar Perawan, Lucuti Pakaiannya, Aksinya Terungkap dari Celana Tertinggal

Terungkap detik-detik perbuatan pemuda berinisial OF (16) hendak menyetubuhi perawan berusia 14 tahun jelang subuh, atau pukul 03.00 WIB.

GRID.ID
Ilustrasi. Jelang Subuh Masuk ke Kamar Perawan, Lucuti Pakaiannya, Aksinya Terungkap dari Celana Tertinggal 

Namun, sia anak mengaku tak keberatan atas perbuatan ayah kandungnya yang sedang mabuk, Senin (1/4/2019).

Hal itu ia sampaikan saat menjalani persidangan yang menjerat ayahnya di Pengadilan Hong Kong.

Dilansir dari South China Morning Post, tersangka YCK (59) mengaku sedang mabuk saat melakukan hal tak senonoh itu kepada anaknya.

Ia mengira anak yang ditidurinya adalah istrinya sendiri.

Dalam persidangan, hakim justru dibuat pusing dengan pengakuan sang anak yang menjadi korban asusila tersebut.

Pada hakim, ia mengaku tak keberatan dengan hal yang dilakukan oleh ayahnya dan memaafkan perbuatan tersebut.

Ia justru marah pada seorang pekerja di yayasan sosial yang telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian tanpa persetujuannya.

Sang anak marah karena kasus ini malah membuat keluarganya hancur.

Meski sang anak merasa tak keberatan ayahnya, tapi hakim tetap menyatakan sang ayah bersalah.

Hakim memberi vonis hukuman penjara selama 2,5 tahun.

"Ini kasus yang tak umum dengan fakta yang aneh," ujar anggota majelis hakim, Amanda Woodcock.

Kejadian ini terjadi pada malam 22 Maret 2018.

Saat itu, YCK pulang ke rumah dalam kondisi mabuk.

Hal itu diketahui oleh anaknya, karena bau alkohol tercium dari mulut YCK.

Sampai rumah, YCK malah masuk ke kamar anak gadisnya.

Ia naik ke ranjang, lalu mulai menyentuh tubuh anaknya itu.

Dalam persidangan, sang anak mengatakan, ia sebenarnya sudah meronta dan memberitahu ayahnya, kalau ia anaknya, bukan istrinya.

Tapi, sang anak tak punya tenaga untuk menghentikan ayahnya.

Dalam pengakuan di persidangan, YCK mengatakan ia bercinta dengan anak kandungnya, karena berpikir dia adalah istrinya.

Di tengah-tengah hubungan intim, YCK juga mengaku berhenti, karena sadar kalau itu bukan istrinya.

Hakim, memvonis YCK bersalah atas perbuatan melakukan inces atau seks dengan anak kandung.

Vonis ini sebenarnya jauh lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa, yang menjeratnya dengan tindak perbuatan semena-mena.

Andai hakim mengabulkan tuntutan jaksa, YCK bisa divonis penjara seumur hidup.

Tapi, YCK sendiri sempat memohon agar dia dituntut dengan pasal pe****saan saja seperti tuntutan jaksa.

Dia berharap, tuntutan itu bisa membuat cukup dirinya yang dipenjara, sehingga anak dan istrinya bisa bebas dari jerat hukum.

Hakim tak mengabulkan permohonan YCK.

Dalam persidangan, hakim juga menyatakan putri YCK tak bersalah dalam tindak inces.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved