2 Kelompok Ini Akan Terima Kartu Pra Kerja Berisi 'Saldo' Rp 7,6 Juta, Bisa Dipakai Untuk Apa Saja?

Ada dua kelompok yang akan menerima manfaat dari kartu Pra Kerja progam Presiden Jokowi mulai 2020. yakni pengantin baru miskin dan korban PHK.

2 Kelompok Ini Akan Terima Kartu Pra Kerja Berisi 'Saldo' Rp 7,6 Juta, Bisa Dipakai Untuk Apa Saja?
Kolase Kompas.com
2 Kelompok Ini Akan Terima Kartu Pra Kerja Berisi 'Saldo' Rp 7,6 Juta, Bisa Dipakai Untuk Apa Saja? 

SURYA.co.id  - Ada dua kelompok yang akan menerima manfaat dari kartu Pra Kerja progam Presiden Jokowi mulai 2020.

Besaran 'saldo' di kartu Pra Kerja nantinya antara Rp 3,650 juta hingga Rp 7,650 juta penggunaannya diatur oleh pemerintah.

Dua kelompok yang akan menerima, yakni masyarakat yang berstatus sebagai pengantin baru kategori miskin.

Kedua adalah kelompok masyarakat korban putus hubungan kerja ( PHK).

Syaratnya, kedua kelompok ini nantinya akan mendapatkan pelatihan dan ketrampilan. Ada juga yang diarahkan mengembangkan usaha.

Kartu Pra Kerja Berisi Saldo Rp 7,6 Juta Dibagikan Maret 2020, Ini Syarat Untuk Mendapatkannya

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Kemenko-PMK), Muhadjir Effendy menjelaskan pemberian kartu Pra Kerja kepada para pengantin baru ini masuk ke dalam program sertifikasi nikah.

Setelah calon pengantin menyelesaikan bimbingan nikah selama tiga bulan, mereka yang tidak mempunyai sumber penghasilan diperkenankan mengikuti pelatihan lanjutan alias pra kerja.

“Jadi kartu Pra Kerja ini bukan kartu yang dibagikan kepada para pengangur.

Presiden Jokowi menunjukkan contoh kartu Pra Kerja
Presiden Jokowi menunjukkan contoh kartu Pra Kerja (Kolase Kompas.com)

Uang (yang ada di dalam kartu) itu digunakan untuk membiayai program pelatihan yang diambil oleh para pencari kerja atau yang terkena PHK dan ingin mendapatkan pekerjaan baru,” katanya.

Selain pelatihan pra kerja, pengantin baru yang memilih membuka usaha sendiri ketimbang bekerja juga dimudahkan untuk memperoleh kredit usaha rakyat (KUR).

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved