Berita Malang Raya

Tak Mau Diajak Bercinta, Pemandu Lagu di Malang Hampir Menjadi Korban Penembakan

Seorang perempuan pemandu lagu hampir saja menjadi korban penembakan oleh seorang pria yang memintanya bercinta.

Tak Mau Diajak Bercinta, Pemandu Lagu di Malang Hampir Menjadi Korban Penembakan
ist/Dispen TNI AL
ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Seorang perempuan pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di Kota Malang hampir saja menjadi korban tembakan dari seorang pria.

Kejadian yang terjadi pada Kamis malam (28/11) itu, sempat menggegerkan seluruh karyawan dan tamu di tempat karaoke tersebut.

Informasi dari lapangan, kejadian itu berawal ketika pria yang berinisial A itu sedang karaoke dengan temannya berinisial DW.

Kemudian, mereka meminta didampingi oleh dua orang pemandu lagu yang masing-masing berinisial F dan M.

Setelah itu, A memaksa untuk melakukan hubungan badan dengan F.

Namun, F menolaknya dan berusaha lari meninggalkan keluar ruangan.

Di saat lari itulah, A kemudian melemparkan mic ke arah pintu ruang karaoke.

Kemudian A mengeluarkan pistolnya dan menembakkan pistol tersebut di dalam ruangan sebanyak satu kali.

Sedangkan rekan F yakni M, pada saat itu hanya diam saja, karena dalam kondisi mabuk.

Akibat kejadian itu, kerugian yang ditimbulkan berupa kerusakan kecil di bagian tembok ruangan karaoke.

Dari informasi seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu, juga menjelaskan, bahwa senjata api yang digunakan berjenis Pistol kaliber 32.

Pria misterius itu juga telah memiliki Surat Izin Khusus Senjata Api (IKHSA) yang dikeluarkan oleh Mabes Polri.

Kabar terbaru menyebutkan, bahwa pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kabag Humas Polresta Malang Kota Malang, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menyampaikan, bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan oleh petugas.

"Iya, saat ini masih proses penyelidikan oleh Reskrim," tandasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved