Berita Blitar

Pemkot Blitar Tunggu Surat Keputusan Pembubaran 62 Koperasi dari Kementerian

Juari mengatakan, saat ini jumlah koperasi di Kota Blitar sebanyak 264 koperasi. Dari total itu, koperasi yang kondisinya tidak aktif atau mati suri s

Pemkot Blitar Tunggu Surat Keputusan Pembubaran 62 Koperasi dari Kementerian
surabaya.tribunnews.com/samsul hadi
Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Blitar, Juari. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar masih menunggu surat keputusan dari Kementerian Koperasi dan UMKM terkait pembubaran 62 koperasi di Kota Blitar yang sudah tidak aktif.

"Sudah kami usulkan ke kementerian. Sekarang masih proses, kami menunggu SK penutupan sejumlah koperasi itu dari kementerian," kata Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Blitar, Juari, Jumat (29/11/2019).

Juari mengatakan, saat ini jumlah koperasi di Kota Blitar sebanyak 264 koperasi. Dari total itu, koperasi yang kondisinya tidak aktif atau mati suri sebanyak 86 koperasi.

Tetapi, pada akhir 2018 lalu, yang diusulkan untuk dibubarkan ke kementerian hanya 62 koperasi. "Secara bertahap, koperasi yang tidak aktif, kami usulkan ke kementerian untuk ditutup," ujar Juari.

Dia menjelaskan, koperasi yang tidak aktif atau mati suri itu secara legalitas sudah memiliki izin. Tetapi, koperasi itu sudah tidak ada kegiatan. Kepengurusan koperasi tidak jelas. Koperasi itu juga sudah tidak pernah menggelar rapat anggota tahunan (RAT).

"Kami tidak tahu kenapa tidak aktif, mungkin ada masalah soal permodalan. Kami rutin mengecek kondisi koperasi yang ada di Kota Blitar," katanya.

Dikatakannya, saat ini, memang belum ada bantuan modal untuk koperasi baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Bantuan permodalan untuk koperasi terakhir dilakukan pada 2016.

Menurutnya, dinas sedang mengusulkan ada bantuan permodalan lagi untuk koperasi. Tetapi, sebelum bantuan permodalan diberikan, dinas ingin menata kondisi koperasi di Kota Blitar.

"Istilahnya bantuan dana bergulir untuk koperasi. Dananya ada yang dari APBD Kota Blitar maupun dari pemerintah pusat. Kami upayakan agar dana bantuan itu bisa masuk lagi," kata Juari. 

Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan, Pemkot Surabaya Sebar Banyak Kader PKBM Hingga Kelurahan

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved