Berita Mojokerto

Meski Warga Anggap Bermasalah, Pemkab Mojokerto Akan Tetap Lantik 251 Kades Terpilih

Kelompok masyarakat yang merasa tidak puas dengan hasil Pilkades Mojokerto bisa ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

Meski Warga Anggap Bermasalah, Pemkab Mojokerto Akan Tetap Lantik 251 Kades Terpilih
SURYA.co.id/Febrianto Ramadani
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, Jumat (29/11/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menegaskan, akan tetap melantik 251 kepala desa (Kades) terpilih dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Bulan Oktober lalu. 

Meski ada ketidakpuasan dari beberapa kelompok masyarakat yang menuntut hitung ulang hasil coblosan Pilkades di enam desa. 

Hal tersebut langsung disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, di ruang kerjanya, Jumat siang (29/11/2019).

"Kami tetap menampung semua aspirasi masyarakat. Kami juga menampung aspirasi tuntutan dari kelompok masyarakat yang tidak puas dengan hasil Pilkades Bulan Oktober lalu. Sempat, kami membuat berita acara dalam menampung semua aspirasi masyarakat," jelas Ard.

Ardi menjelaskan, kriteria surat suara sah sudah diatur sesuai Permendagri Nomor 112 Tahun 2014  pasal 40 tentang Pemilihan Kepala Desa.

"Surat suara untuk pemilihan Kepala Desa dinyatakan sah apabila ditandatangani oleh Ketua Panitia Pilkades. Tanda coblos hanya terdapat pada satu kotak (satu) segi empat yang memuat satu calon. Tanda coblos terdapat dalam salah satu kotak segi empat yang memuat nomor, foto dan nama calon yang sudah ditetapkan. Tanda coblos lebih dari satu masih dalam satu kotak dianggap sah, serta tanda coblos masih dalam garis satu kotak," paparnya.

Ardi juga menyarankan kepada kelompok masyarakat yang merasa tidak puas dengan hasil Pilkades bisa ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

"Pemkab Mojokerto tetap akan melantik 251 calon kades terpilih yang berasal dari 18 Kecamatan, di seluruh Kabupaten Mojokerto awal Desember 2019," ungkapnya,

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved