Berita Tulungagung
Dari Pasangan Kumpul Kebo, BNNK Menangkap Dua Pengedar Sabu-sabu
“Dari hasil assesment ini kami bisa menangkap dua pengedar, yang memasok sabu-sabu untuk pasangan ini,” terang Kepala BNNK Tulungagung
Penulis: David Yohanes | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Razia gabungan yang melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung, Polres Tulungagung, Satpol PP dan POM AD menemukan pasangan suami-istri di sebuah rumah kos, di desa/Kecamatan Ngunut, Kamis (28/11/2019).
Saat menjalani tes urine, pasangan ini terindikasi positif mengonsumsi sabu-sabu.
BNNK Tulungagung kemudian melakukan assesment pada dua orang ini.
Mereka akhirnya mengakui telah mengonsumsi sabu-sabu yang dibeli dari seorang pengedar.
“Dari hasil assesment ini kami bisa menangkap dua pengedar, yang memasok sabu-sabu untuk pasangan ini,” terang Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Sudirman, Jumat (29/11/2019).
Dibantu Polsek Kedungwaru, BNNK Tulungagung melakukan penangkapan pada Kamis, pukul 14.30 WIB.
Tersangka pertama yang ditangkap adalah M Rofiq Irfan (25), warga Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
Untuk memancing Rofiq, petugas sempat melakukan undercover buy.
“Dari tangan tersangka ini, kami menyita sabu-sabu seberat 1,5 gram berikut uang, Ponsel dan barang bukti lain,” sambung Sudirman.
Setelah menangkap Rofiq, tim gabungan ini kemudian mendapatkan nama Fatkhur Rahman (25), warga Kecamatan Rejotangan, pada pukul 15.30 WIB.
Antara Fatkhur dan Roriq, keduanya sudah saling kenal dan merupakan satu jaringan.
Dari Fatkhur didapati satu paket sabu-sabu sebesar 1 gram, bong, uang tunai dan kartu ATM.
“Dari hasil tes urine, dua orang ini juga positif sabu-sabu. Jadi mereka pengedar sekaligus pemakai,” ungkap Sudirman.
Hasi penyidikan, Rofiq dan Fathur mendapatkan sau-sabu dari seseorang yang ada di dalam Lapas.
Namun Sudirman tidak mengungkap, Lapas mana yang dimaksud.
BNNK akan bekerja sama dengan Polres Tulungagung, untuk mengungkap bandar yang ada di atas Rofiq dan Fatkhur.
Terkait pasangan bukan suami-istri yang kemarin ditangkap, BNNK masih melakukan assesmen.
Mereka akan dilakukan perawatan di BNNK dan di rumah sakit yang ditunjuk.
“Mereka akan direhabilitasi,” ujar Sudirman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pengedar-narkoba-kumpul-kebo.jpg)