Breaking News:

Berita Surabaya

Pria di Surabaya Mengaku Bagian Menjual Motor Curian ke Madura, begini Kisahnya

Hasil interogasi, Ridwan warga Jalan Bulak Banteng Bhinneka, Surabaya ini mengaku bagian menjual motor ke Madura.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Parmin
surabaya.tribunnews.com/firman rachmanudin
Ridwan saat diamankan di Mapolsek Semampir Surabaya, Kamis (28/11/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ridwan (30) ditangkap polisi seusai dua tersangka pencurian motor di Masjid Al Bayinnah di komplek perumahan TNI AL Jalan Semampir 1A Surabaya, Selasa (15/11/2019) subuh.

Hasil interogasi,  warga Jalan Bulak Banteng Bhinneka, Surabaya ini mengaku bagian menjual motor ke Madura.

Ridwan ditangkap polisi unit Polsek Semampir Surabaya, Rabu (27/11/2019) malam.

Tersangka Ridwan ditangkap setelah polisi lebih dulu menangkap Andri Guntur (24), dan Bagus Sugiantoro (21), di daerah Sampang, Madura, rekan MI yang tewas usai dihajar massa saat beraksi.

Kapolsek Semampir,Kompol Ariyanto Agus membenarkan penangkapan itu.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui jika kedua pelaku yang lebih dulu ditangkap adalah temannya.

"Iya benar,tersangka mengaku memiliki peran sebagai penjual barang curian ke Madura. Hasilnya sekitar dua sampai tiga jutaan," kata Ari, Kamis (28/11/2019).

Tak hanya itu, usai motor curian diserahkan kepada tersangka,ia lalu mengganti plat nomor motor korban sebelum menjualnya ke penadah di Madura.

"Selain itu, tersangka ini juga yang punya kunci T yang digunakan untuk merusak rumah kunci motor korban,"tandasnya.

Saat ini,polisi masih berusaha mengembangkan kemungkinan pelaku lain yang masuk dalam komplotan curanmor tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved