Berita Surabaya

Breaking News - Sopir Bus Kramat Djati Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Jatim Ungkap 3 Fakta Ini

Sopir Bus Kramat Djati yang terperosok di KM 718.600 Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) ditetapkan polisi sebagai tersangka

SURYA.co.id | SURABAYA - Sopir Bus Kramat Djati yang terperosok di KM 718.600 Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Masrur (42) warga Bulakamba Brebes, Jateng, ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengumumkan penetapan sopir bus sebagai tersangka atas kelalaiannya dalam mengemudikan bus bernopol B-7533-YV sehingga berujung tewasnya tiga orang penumpang.

Bangkai bus Kramat Djati di tol Waru, Sidoarjo, Kamis (28/11/2019).
Bangkai bus Kramat Djati di tol Waru, Sidoarjo, Kamis (28/11/2019). (Dokumen Satlantas Polres Gresik)

Penetapan status tersangka itu didasarkan pada temuan hasil penyelidikan kecelakaan yang telah dilakukan oleh tim gabungan Unit PJR Ditlantas Polda Jatim dan Unit Laka Lantas Polres Gresik.

"Kami menetapkan kelalaian ini pada human eror yakni pada manusianya. kami tetapkan satu orang pelaku yakni sopir bus," kata Barung, Kamis (28/11/2019).

Barung menjelaskan unsur kelalaian yang disebabkan oleh faktor kesalahan manusia (human error) dibuktikan dari beberapa fakta temuan hasil penyelidikan kecelakaan lalu lintas.

Pertama. Kecelakaan tersebut tidak melibatkan unsur kendaraan lain, artinya insiden yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu (27/11/2019) kemarin merupakan kecelakaan tunggal.

Kedua, laju kecepatan bus diduga melebihi ambang batas aman.

Catatan PJR Ditlantas Polda Jatim, laju bus sebelum insiden itu terjadi sekitar 100 Km/Jam.

Ketiga, kondisi fisik sopir diduga dalam keadaan mengantuk.

"Dan kemudian apakah dia mengantuk, nah karena ini tidak ada tabrakan kendaraan lain dengan kendaraan lain, tidak ada kesimpulan, kendaraan itu lalai disebabkan oleh kendaraan," terangnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra menuturkan, hingga saat ini sopir masih menjalani perawatan di RS Anwar Medika, Krian, Sidoarjo.

"Kemungkinan segera pulih. Saat ini Kanit Laka Lantas Ipda Yosy Ekra Prasetya bersama anggota masih memeriksa kondisinya di rumah sakit Anwar Medika Sidoarjo,” kata Erika pada awakmedia di Gresik.

Hal senada juga disampaikan Kanit Laka Lantas Ipda Yosy Ekra Prasetya, bahwa sopir masih menjalani perawatan medis karena masih mendera luka lebam dibagian kepala akibat benturan.

"Ini masih dalam perawatan medis, mengingat, diarea kepala korban lebam lebam, terkena benturan dan sebagainya," pungkas Yosy.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved