Berita Blitar

Untuk SD, Diskominfotik Kota Blitar Usul Bangun Jaringan Fiber Optik Tahap Dua, Butuh Biaya 5 Miliar

Kepala Diskominfotik Kota Blitar, M Aminurcholis mengatakan pembangunan jaringan fiber optik tahap dua dilaksanakan tahun depan.

Untuk SD, Diskominfotik Kota Blitar Usul Bangun Jaringan Fiber Optik Tahap Dua, Butuh Biaya 5 Miliar
SURYA.co.id/Samsul Hadi
Pekerja menunjukan galian kabel jaringan fiber optik di Jl A Yani, Kota Blitar, Rabu (27/11/2019). 

SURYA.co.id | BLITAR - Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Blitar mengusulkan pembangunan jaringan fiber optik tahap dua pada tahun 2020.

Kepala Diskominfotik Kota Blitar, M Aminurcholis mengatakan pembangunan jaringan fiber optik tahap dua dilaksanakan tahun depan.

Dia mengaku sudah mengusulkan anggaran pembangunan fiber optik tahap dua di APBD 2020 sebesar Rp 4 miliar - Rp 5 miliar.

"Pembangunan jaringan fiber optik tahap dua ini untuk sekolah dasar (SD). Karena di pembangunan tahap pertama ini, untuk SD belum tersentuh jaringan fiber optik. Selain untuk SD, pembangunan jaringan fiber optik juga dipakai untuk instansi vertikal, seperti BPN, BPS, dan Kemenag" kata M Aminurcholis yang akrab disapa Cholis, Rabu (27/11/2019).

Dia juga menjelaskan, untuk pembangunan jaringan fiber optik tahap pertama ini progresnya sudah mencapai 65 persen. Pembangunan fiber optik tahap pertama ini ditargetkan selesai Desember 2019.

Untuk mengejar waktu, pelaksana proyek sudah menambah pekerja sebanyak 70 orang. Saat ini, pekerja mulai menyambung kabel optik di sejumlah titik.

Sebagian pekerja lain melakukan penggalian di sejumlah titik. Sedangkan untuk alat yang berada di organisasi perangkat daerah (OPD) sudah terpasang.

"Pekerja tinggal meng-on-kan saja jaringannya ke OPD. Pekerjaan itu cepat, kami optimis pembangunannya selesai Desember 2019 ini," katanya.

Menurutnya, pembangunan jaringan fiber optik tahap pertama ini ada 131 titik. Jaringan fiber optik itu akan disambungkan ke sejumlah OPD, kelurahan, kecamatan dan sebagian instansi vertikal. Anggaran untuk pembangunan fiber optik tahap pertama ini mencapai Rp 10 miliar.

"Kami juga meminta maaf ke masyarakat yang merasa terganggu selama proses pembangunan fiber optik dilaksanakan," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved