Berita Tuban

Tanggul Bengawan Solo di Desa Sembungrejo Amblas, Pemkab Tuban Larang Warga Tambang Pasir

Tanggul Bengawan Solo di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, amblas selama beberapa bulan terakhir.

Tanggul Bengawan Solo di Desa Sembungrejo Amblas, Pemkab Tuban Larang Warga Tambang Pasir
Humas Pemkab Tuban
Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein saat mengecek kondisi tanggul Bengawan Solo di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Rabu (27/11/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Tanggul Bengawan Solo di Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, amblas selama beberapa bulan terakhir.  Meski sudah dilakukan perbaikan, tapi tanggul tersebut masih terus amblas.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein memberikan perhatian atas keberadaan tanggul sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.

Dia melarang aktivitas tambang pasir di sekitar lokasi. Selain itu, Noor Nahar juga melarang penyedotan air secara berlebihan pada radius 600 meter dari titik longsor.

"Saya melarang penambangan pasir sungai dan penyedotan air secara berlebihan, karena membahayakan kondisi tanggul," ujarnya menanggapi kondisi tanggul Bengawan Solo, Rabu (27/11/2019).

Noor Nahar menjelaskan, jika aktivitas tambang pasir di sungai dan penyedotan air terus dilakukan, maka dampaknya akan membahayakan kondisi tanggul.

Terlebih jika musim hujan, air Bengawan Solo bisa meluber. Nanti warga yang akan terkena dampaknya.

"Sangat membahayakan sekali jika kondisi tanggul terus amblas," ungkapnya.

Pria yang juga sebagai Ketua DPC PKB Tuban itu menyatakan, jika kepala desa tidak mampu memberi penjelasan kepada warga sekitar, maka bisa meminta bantuan kepada pihak kecamatan.

Kepala desa harus melakukan sosialisasi maupun upaya persuasif, agar warga desa bisa memahami kondisi penanganan tanggul.

"Jika memang kewalahan, kades bisa berkoodinasi dengan kecamatan maupun kabupaten untuk diambil tindakan yang diperlukan," pungkas Noor Nahar.

Diberitakan sebelumnya, panjang titik tanggul di sekitar lokasi yaitu 125 meter. Namun untuk yang amblas sekitar 80 meter dengan kedalaman 2,5 meter sampai 3 meter.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved