Sabtu, 25 April 2026

Berita Sidoarjo

Polisi Telusuri Sepak Terjang Pelaku Curanmor yang Tewas Dimassa di Sidoarjo

Seorang anggota sindikat curanmor yang beraksi di Sidoarjo tewas setelah menjadi sasaran amuk massa. Kini polisi berusaha menelusuri sepak terjangnya

Penulis: M Taufik | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Pelaku Curanmor saat menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo usai dihajar massa. Pelaku tersebut kini tewas. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Aksi empat bandit pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo digagalkan oleh korban bersama warga.

Korban dalam peristiwa ini adalah Ahmad Zainul Fanani, warga Dusun Podo Katon, Kedung Cangkring.

Dia memergoki komplotan pencuri itu beraksi menggasak sepeda motor miliknya.

Peristiwa pencurian itu terjadi Senin (25/11/2019) pagi sekira pukul 05.30 WIB. Sepeda motor Honda Vario warna hitam bernopol W 3762 QN miliknya digondol para bandit tersebut.

Pelaku empat orang masuk ke teras rumah melalui pagar yang tidak terkunci. Mereka menggasak motor yang terparkir di sana, kemudian kabur.

Nah, saat pelaku kabur itulah korban melihat. Dia kemudian berlari mengejar sambil berteriak hingga membuat sejumlah warga lain ikut mengejar pelaku curanmor tersebut.

Seorang pelaku ditangkap oleh korban bersama warga. Dia adalah Lukman Hakim, pemuda 17 tahun asal Pasuruan.

Tiga pelaku lain berhasil kabur. Sementara satu pelaku yang tertangkap sempat dihakimi warga hingga mengalami sejumlah luka parah dan tidak sadarkan diri.

"Pelaku tersebut sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong, lalu dirujuk ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tak terselamatkan, dia menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin sore," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Petugas Sat Reskrim Polresta Sidoarjo sempat mengidentifikasi bandit yang tewas akibat amuk massa tersebut. Di sisi lain, petugas juga berusaha mengembangkan perkara ini.

"Beberapa saksi terus dimintai keterangan. Petugas juga sudah mengamankan beberapa barang bukti, dan terus mendalami komplotan curanmor tersebut," ujar alumni Akpol 1997 ini.

Sejumlah barang bukti yang disita itu antara lain sepeda motor Honda Vario Techno warna Hitam tahun 2015 bernopol W 3762 QN yang digasak pelaku, sebuah kunci L, dua ujung kunci lancip, handphone, tas, dan beberapa barang bukti lain yang dipakai beraksi oleh pelaku.

"Petugas masih terus mengembangkan kasus ini. Termasuk melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka yang kabur, serta mengidentifikasi sepak terjang kelompok pelaku curanmor ini,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved