Persela Lamongan

Nil Maizar Optimistis Persela Lamongan Mampu Raih Hasil Positif Hadapi Tuan Rumah Borneo FC

Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar optimistis skuatnya mempu memperoleh hasil positif menghadapi Borneo FCdi Stadion Segiri, Samarinda.

Nil Maizar Optimistis Persela Lamongan Mampu Raih Hasil Positif Hadapi Tuan Rumah Borneo FC
surya.co.id/sugiharto
Bek Persela Lamongan, Moch Zainuri (depan) golnya ke gawang Perseru Badak Lampung FC di Stadion Surajaya, Lamongan (20/11/2019). Pelatih Nil Maizar optimistis timnya mampu memperoleh hasil positif menghadapi tuan rumah Borneo FC, Rabu (27/11/). 

SURYA.co.id | SAMARINDA – Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar optimistis skuatnya mempu memperoleh hasil positif menghadapi Borneo FCdi Stadion Segiri, Samarinda, , Rabu (27/11/2019) malam.

Nil beralasan mental bertanding skuat asuhannya dalam kondisi baik meskipun berbagai masalah menerpa.

Persela mendapat kabar kurang baik harus menerima sanksi dari Komdis PSSI tanpa penonton baik laga kandang maupun tandang hingga akhir musim, juga denda Rp 200 juta.

Sanksi tersebut diberikan akibat kerusuhan yang dilakukan suporter Persela saat Persela menjamu Perseru Badak Lampung FC di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (20/11/2019) lalu.

Kondisi semakin sulit, karena saat ini Persela berada di posisi 15 klasemen sementara, atau satu strip di atas zona degradasi dengan raihan raihan 28 poin.

Selisih satu poin dari dua tim dibawahnya yang berada di zona degradasi, Perseru Badak Lampung FC dan Semen Padang. Juga hanya terpaut dua poin dari Kalteng Putra yang berada di dasar klasemen.

“Saya rasa tidak (terpengaruh mental pemain). Ini perjalanan kehidupan. Sepak bola itu perjalanan kehidupan dan perlu berjuangkan,” terang Nil Maizar, Rabu (16/11/2019).

Nil Maizar juga optimis membawa Persela terhindar dari degradasi di akhir musim, meskipun lima tim di zona papan bawah klasemen (termasuk Persela) miliki peluang sama bisa terdegradasi ataupun sebaliknya lolos dari zona degradasi.

“Saya pikir sampai akhir pertandingan belum tentu siapa yang menang dan siapa yang kalah, siapa yang lolos dari degradasi dan siapa yang terdegradasi,” terang Nil Maizar.

“Pengalaman dari tahun lalu, lima tim itu tidak tahu siapa yang turun dan naik hingga di pertandingan terakhirlah baru tahu, kami tetap optimis,” tambah mantan pelatih Semen Padang itu.

Untuk itu, Nil Maizar juga memastikan, tidak ada kata lain selain target pulang dengan poin saat sambangi markas Borneo FC.

Modal positif Persela satu-satunya adalah kemenangan 1-0 atas Perseru Badak Lampung di laga terakhir (20/11/2019).

“Kami ingin mendapatkan point, kalau dapat tiga ya Alhamdulillah, satu cukup. Tidak ada yang ingin kalah, tapi Itu perlu perjuangan besok,” pungkas Nil Maizar.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved