Berita Malang Raya

3 Bulan Kontrak di Kota Malang, Pelaku Penipuan Online Jaringan Internasional Tak Pernah Melapor

Tiga bulan kontrak di Perumahan Puncak Dieng, para pelaku penipuan online tidak pernah melapor RT/RW setempat.

3 Bulan Kontrak di Kota Malang, Pelaku Penipuan Online Jaringan Internasional Tak Pernah Melapor
foto: dok polda jatim untuk surya.co.id
Suasana penangkapan pelaku penipuan online jaringan internasional di salah satu rumah oleh personel Polda Jatim dan Polres Malang Kota. 

SURYA.co.id | MALANG - Tiga bulan kontrak di Perumahan Puncak Dieng, para pelaku penipuan online tidak pernah melapor RT/RW setempat.

Hal itu diungkap Ketua RW 7 di Perumahan Puncak Dieng, Budi.

Budi mengaku tak mengenal orang menempati rumah di Blok II Nomor 1.

Video terkait:

Rumah tersebut adalah salah satu tempat yang menjadi sasaran penggerebekan.

“Orang ini warga asing, orang Asia. Tapi ndak pernah melapor kepada saya,” tutur Budi, Senin (25/11/2019) malam.

Kata dia, rumah itu sudah ditempati sejak tiga bulan lalu dengan sistem kontrak.

 “Tapi hanya sesekali saja ditempati,” ujarnya.

Menurutnya Delapan rumah di kawasan elite Kota Malang, Jawa Timur digerebek polisi.

Penggerebekan diduga terkait dengan kejahatan cyber internasional yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal China.

Penggerebekan dimulai sejak sore hingga pukul 22.00 WIB dengan tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

Rumah-rumah itu di antaranya berada di Perumahan Istana Dieng, Perumahan Ijen Nirwana, Jalan Puncak Yamin dan Perumahan Puncak Dieng.

Sedang Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi mengatakan ada enam WNA dan satu orang Warga Negara Indonesia (WNI).

Dari tangan mereka, polisi menyita beberapa buah handphone, paspor, dan dokumen.

“Ada beberapa yang diamankan seperti handphone, paspor ,dan dokumen-dokumen,” pungkasnya. (aminatus sofya)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved