Berita Bangkalan

Puting Beliung di Bangkalan, "Saya Menoleh, Mahmudah Sudah Tak Bergerak Tertimpa Kayu Besar"

Ketika menoleh, anak (Mahmudah) sudah tidak bergerak dengan posisi tubuh telungkup. Ia tertimpa balok kayu berukuran besar," ungkap Ny Suma'irah

Puting Beliung di Bangkalan,
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Ny Suma'irah (35), warga Dusun Larlar Desa Tlagah Kecamatan Galis ketika ditemui di kediamannya, Senin (25/11/2019). Ia kehilangan putri sulungnya, Mahmudah (18) usai angin puting beliung menerjang bangunan kayu tempat mereka berteduh, Minggu (24/11/2019) 

Terjangan angin puting beliung di Dusun Larlar Desa Tlagah Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan, Minggu (24/11/201) pukul 15.00 WIB menyisakan duka mendalam bagi Ny Suma'irah (35). Putrinya, Mahmudah, meninggal dunia karena tertimpa balok kayu.

Foto korban semasa hidup
Foto Mahmudah semasa hidup (ist/dok.pribadi)

SURYA.co.id | BANGKALAN - Mendung masih menggelayut di rumah duka. Serpihan dari pecahan genteng masih dibiarkan berserakan di bawah terop yang terpasang di halaman rumah Ny Suma'irah, Senin (25/11/2019).

Beberapa warga datang silih berganti memberikan ungkapan belasungkawa. Kaum ibu berkerumun di latar dapur, mempersiapkan kebutuhan tahlilan.

Dengan langkah tertatih, Ny Suma'irah menghampiri wartawan Surya. Ia berjalan melintasi puing-puing bangunan kayu yang telah rata dengan tanah.

Punggung kaki kirinya nampak bengkak. Kedua matanya masih terlihat sembab. Suaranya pun terdengar parau.

Ketika angin puting beliung menerjang, ia bersama ibunya, Bi'a, serta Mahmudah.

"Saya dan emak hanya tertimpa kayu-kayu kecil. Ketika menoleh, anak (Mahmudah) sudah tidak bergerak dengan posisi tubuh telungkup. Ia tertimpa balok kayu berukuran besar," ungkap Ny Suma'irah mengawali obrolan dengan Surya.

Bangunan yang terbuat dari kayu bengkirai itu sejatinya tidak ditempati karena belum berdinding. Ketiganya hanya berteduh.

Sebelum kejadian, almarhumah baru saja pulang sekolah dan memilih langsung rebahan bersama ibu dan neneknya. Mendiang Mahmudah tercatat sebagai siswi kelas III MTs Tlagah.

"Sempat meminta pergi ke dapur untuk mengambil makanan. Namun saya larang karena cuaca sedang buruk," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved