Breaking News:

Berita Sidoarjo

Pemilik Pabrik Tahu di Tropodo Sidoarjo Siap Stop Pakai Sampah Plastik, Dengan Syarat Ini

Para pemilik pabrik tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, mengaku siap untuk beralih memakai bahan bakar non limbah sampah plastik

Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Kukuh Kurniawan
Asap pembakaran pabrik tahu di wilayah Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo. 

Laporan reporter, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | SIDOARJO - Para pemilik pabrik tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, mengaku siap untuk beralih memakai bahan bakar non limbah sampah plastik.

Namun, para pemilik pabrik itu juga meminta agar pemerintah serius untuk menghentikan impor limbah sampah plastik.

Seorang pemilik pabrik tahu, Muhajir mengatakan percuma bila pemerintah menyetop penggunaan limbah sampah plastik di Desa Tropodo namun tetap melakukan impor.

"Karena tetap saja masih ada peluang penggunaan sampah plastik di kalangan pemilik pabrik tahu lainnya. Jadi yang benar, pemerintah menyetop impor itu dahulu," ujarnya Muhajir, Senin (25/11/2019).

Ia menjelaskan, para pemilik pabrik tahu itu sendiri sebenarnya telah siap beralih untuk tidak memakai sampah plastik.

"Kita sih siap saja untuk beralih memakai bahan bakar sampah non plastik dan kita tentunya tidak keberatan apabila pemerintah meminta agar kita untuk tidak lagi memakai sampah plastik," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pemilik pabrik tahu lainnya yang bernama Aleks.

"Tentunya pemerintah harus menyetop dahulu impor sampah. Karena bila dihentikan impornya maka para pemilik pabrik tahu otomatis akan fokus beralih untuk tidak lagi memakai sampah plastik," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved