Menyalip Tak Hati-hati, Pedagang Boneka Asal Cilacap Jateng Tewas Disenggol Truk di Jombang

Lana terpelanting ke aspal karena motor yang dikendarainya bersenggolan dengan truk yang melaju dari arah berlawanan.

Menyalip Tak Hati-hati, Pedagang Boneka Asal Cilacap Jateng Tewas Disenggol Truk di Jombang
surabaya.tribunnews.com/sutono
Motor Suzuki Satria dengan muatan barang dagangan berupa boneka yang berserakan, setelah bertabrakan dengan truk di Jalan raya Kertorejo, Ngoro, Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Lana Arifin (25), pedagang boneka asal Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap, Jateng, tewas setelah terpelanting dari motor yang dikemudikannya di Jalan Raya Desa Kertorejo Kecamatan, Ngoro, Jombang, Senin (25/11/2019).

Lana terpelanting ke aspal karena motor yang dikendarainya bersenggolan dengan truk yang melaju dari arah berlawanan.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak terselamatkan.

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman menjelaskan, kejadian bermula saat korban yang membawa tumpukan boneka dagangannya, mengendarai motor Suzuki Satria tanpa plat nomor, melaju dari arah selatan ke utara.

Mendekati lokasi kejadian, korban berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.

Namun diduga haluan terlalu ke kanan, motor korban bersenggolan truk Mitsubishi Mitsubishi AG 8015 GI yang dikemudian oleh Abdul Mujib (48), warga Dusun/Desa Sukorejo Rt 03 Rw 03 Kecamatan Gurah, Kediri.

"Korban langsung terjatuh dan tak sadarkan diri karena lukanya parah," ujar Iptu Sulaiman kepada surya.co.id

Korban yang luka serius langsung dilarikan ke RSUD Jombang. Namun, takdir bicara lain. Kendati dilakukan perawatan medis, nyawa korban tak tertolong. 

"Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) korban kurang hati-hati saat menyalip, terlalu ke kanan (tengah)," terang Sulaiman.

Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan ini juga membuat motor milik korban rusak berat.

Selain itu, barang bawaan korban berupa tumpukan dagangan boneka juga berserakan di lokasi kejadian.

"Kami langsung melakukan pengaturan lalu lintas untuk menghindari macet," pungkasnya.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved