Berita Jember

Bupati Faida Bongkar 'Mafia' Rehab Sekolah di Jember saat Sosialisasi, begini Kronologinya

"Usut punya usut, ternyata ada oknum hanya dia yang bisa memasukkan data ke program rencana perbaikan sekolah," ujar Bupati Faida.

Bupati Faida Bongkar 'Mafia' Rehab Sekolah di Jember saat Sosialisasi, begini Kronologinya
surya.co.id/sri wahyunik
Bupati Faida dalam acara 'Sosialisasi Rehabilitasi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2019 - 2020' di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin (25/11/2019). 

Surya.co.id | JEMBER -  Bupati Jember Faida mengajak semua pihak 'menghajar' oknum pegawai di Pemkab Jember yang melakukan pungutan liar.

Pengutan dimaksud Bupati terkait program perbaikan atau rehabilitasi bangunan sekolah rusak di Kabupaten Jember.

Hal ini ditegaskan Bupati Faida saat diwawancara seusai memimpin acara 'Sosialisasi Rehabilitasi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2019 - 2020' di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Senin (25/11/2019).

Sosialisasi ini bertepatan dengan peringatai Hari Guru yang diperingati setiap tanggal 25 November.

Peserta sosialisasi rehabilitasi bangunan sekolah di Kabupaten Jember itu dihadiri oleh kepala sekolah, wali murid, komite sekolah, juga perwakilan siswa.

Mereka adalah perwakilan dari sekolah yang mendapatkan program rehab di tahun 2019 dan 2020.

Saat berpidato di depan peserta sosialisasi, Bupati Faida mengungkapkan alasan kenapa proyek rehap sekolah di rentang waktu tahun 2016 - 2018 sedikit jumlahnya.

"Setelah melihat data, untuk perbaikan bangunan SD di tahun 2018 hanya ada 10 unit dari sekolah yang bangunannya rusak berat. Usut punya usut, ternyata ada oknum hanya dia yang bisa memasukkan data ke program rencana perbaikan sekolah," ujar Bupati Faida di hadapan peserta sosialisasi.

"Untuk itu perlu pelicin. Karenanya, kenapa ibu dan bapak sekalian saya undang mengikuti sosialisasi ini, supaya tidak ada yang seperti itu lagi di tahun 2019 dan 2020," imbuhnya. 

Faida mengajak semua pihak memerangi oknum tersebut. Karena itu, lanjutnya, dia membentuk tim yang bekerja di Pendapa Wahyawibhawagraha terkait proses memasukkan data perbaikan sekolah rusak ke daftar perbaikan sekolah.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved