Berita Surabaya

Polda Jatim Tangkap Pelaku Kejahatan Asusila Terhadap Anak di Tulungagung, 'Masih Kami Dalami'

Polda Jatim membenarkan melakukan penangkapan terhadap si terduga pelaku kejahatan asusila terhadap anak di Tulungagung.

Polda Jatim Tangkap Pelaku Kejahatan Asusila Terhadap Anak di Tulungagung, 'Masih Kami Dalami'
surya.co.id/david yohannes
Toko Elektronik Nikita di Tulungagung dipasangi garis polisi oleh personil Polda Jawa Timur. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang pria pemilik Toko Elektronik 'Nikita' di Pasar Boyolangu, Tulungagung diamankan oleh Anggota Ditreskrimum Polda Jatim, Jumat (22/11/2019) dini hari. Dia bernama Mu'anam (50) alias Mayar, warga Desa Bololangu, Kecamatan, Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.

Informasinya, Mu'anam diduga terlibat kasus kekerasan seksual yang melibatkan sedikitnya enam orang anak di bawah umur menjadi korbannya. Mu'anam diamankan langsung oleh Anggota Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (21/11/2019) hingga Jumat (22/11/2019) dini hari.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi membenarkan bahwa proses penangkapan terhadap si terduga dilakukan oleh personil Polda Jatim. Infomasi yang diketahuinya, si terduga ditangkap karena kasus yang berhubungan dengan kejahatan asusila pada anak.

Pria Tulungagung Ditangkap Polda Jatim, Diduga Terkait Kasus Kejahatan Seksual pada Anak

"Pokoknya ada kaitannya dengan begitu," ujar Hendi singkat saat dikonfirmasi awakmedia di Tulungagung, Jumat (22/11/2019) kemarin.

Sementara itu, Kapolsek Boyolangu, AKP Sukirno menuturkan, lokasi penangkapan terhadap si terduga hanya berjarak 30 meter ke arah utara dari Mapolsek Boyolangu.

Oleh karena itu, lanjut Sukirno, pihak juga turut membantu mengirim pasukan tambahan saat proses penangkapan yang dilakukan personil Polda Jatim berlangsung.

"Anggota saya juga ikut mendampingi," ungkap Sukirno.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana, membenarkan personelnya melakukan penangkapan terhadap si terduga di wilayah yuridis Kabupaten Tulungagung.

"Iya (ada penangkapan) nanti aja," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Sabtu (23/11/2019).

Disinggung lebih jauh tentang kasus yang menjerat si terduga dan melibatkan enam orang anak dibawah umur sebagai korban.

Festo masih enggan mengungkapnya karena proses penyelidikan dan pengembangan masih dilakukan oleh personelnya.

"Masih pengembangan. Iya nanti," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved