Tingkatkan Kualitass Manajemen RS, MPKU PWM Jatim Gandeng Taiwan

"Kalau secara medis, Indonesia tidak kalah maju. Namun, dari segi manajemen, kita memang kalah. Oleh karena itu kami menggandeng Taiwan,"

Tingkatkan Kualitass Manajemen RS, MPKU PWM Jatim Gandeng Taiwan
surabaya.tribunnews.com/christine ayu nurchayanti
Head of Majelis Pembina Kesehatan Umum Muhammadiyah Jatim, Sholuhul Absor (kanan) berbincang dengan Deputy/hospital consultant minister of health and Welfare Taiwan usai melakukan penandatanganan kerjasama di Hotel Santika Premier Gubeng Surabaya, Jumat (22/11/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam rangka meningkatkan mutu dalam pelayanan kesehatan, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar workshop manajemen rumah sakit.

Bertajuk ‘Advance Healthcare Management Workshop’, acara tersebut diikuti oleh seluruh perwakilan rumah sakit Muhammadiyah yang ada di Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung selama hari di Hotel Santika Premiere Surabaya, yakni Jumat (22/11) dan Sabtu (23/11) ini turut bekerja sama dengan Taiwan International Healthcare Training Center (TIHTC).

Empat pakar kesehatan dari Taiwan yang ikut memberikan materi adalah Prof Daniel Dau-Yaung Lu MD, Prof Chien-Yeh Hsu, Prof Chung-Chien Huang, dan Prof Liao Hung En.

Ketua MPKU PWM Jatim, dr Sholihul Absor MKes menyampaikan, workshop ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas manajemen rumah sakit Muhammadiyah Jawa Timur.

"Kalau secara medis, Indonesia tidak kalah maju. Namun, dari segi manajemen, kita memang kalah. Oleh karena itu kami menggandeng Taiwan untuk meningkatkan hospital management," ungkap Absor ditemui di sela acara, Jumat (22/11).

Adapun yang lebih dikhususkan yakni pada bidang pengembangan program IT, pengelolaan finansial, dan asuransi nasional.

"Sebelumnya, kami sudah memiliki hubungan khusus dengan Taiwan. Kemudian, hubungan ini terus berkembang dan resmi bekerjasama pada hari ini. Sebelum ini, sudah ada direktur RS Muhammadiyah Jatim yang melangsungkan short course di Taiwan. Ada juga dokter dan dosen yang belajar di sana," ungkapnya.

Profesor Daniel Dau Yaung Lu dari Taiwan International Healthcare Training Center (TIHTC) menyampaikan, pihaknya mempunyai beberapa keunggulan dan pencapain yang baik dalam bidang kesehatan.

"Sebagai contoh, kami mempunyai ahli-ahli klinis di beberapa wilayah. Kami menempati posisi satu di dunia bidang transplant liver dan perawatan wajah," ungkap Daniel.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved