Lingkungan

Sampah di Kota-kota Besar di Sebut dalam Kondisi Darurat, Ini 5 Aspek agar Sukses Kelola Sampah

Pengelolaan sampah di Indonesia perlu dipacu secara cepat dan tepat mengingat volume sampah yang dihasilkan masyarakat di kota-kota besar meningkat pe

surya/samsul hadi
Foto sebuah alat berat sedang beroperasi di tempat pembuangan akhir (TPA). Masalah sampah menjadi krusial dan menjadi masalah, sehingga pengelolaannya harus terus dipacu. 

Adapun efek yang ditimbulkan adalah hasil pengelolaan sampah itu bisa dijadikan bahan bakar bagi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSA) dan kompos untuk kegiatan pertanian dan perkebunan.

“Jadi, benefit yang ditimbulkan dari pengelolaan limbah sampah juga bisa dirasakan sektor lainnya,”" jelasnya.

PLTSA sendiri dinilai cocok untuk diterapkan di Indonesia sebagai salah satu alternatif sumber energi.

Sri sendiri mengaku menjadi salah satu tim dalam pembuatan feasibility study penerapan PLTSA.

Pemerintah kini  terus berupaya mencari sumber energi terbarukan guna menjadi alternatif dari penggunaan sumber energi yang sebagian besar berasal dari minyak bumi.

Kemunculan sumber energi baru bisa mengatasi ketergantungan Indonesia atas impor minyak bumi yang masih tinggi.

Jika menilik masalah upaya minimalisasi ketergantungan pada minyak bumi, pemerintah melalui PLN mempersiapkan diri mencapai bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada 2025.

Dengan kondisi di atas maka saat ini merupakan masa transisi Indonesia menghadirkan green energy kehidupan masa depan bersama.

Selain itu jika EBT yang menggunakan sampah ini digunakan maka sekaligus dapat menyelesaikan persoalan sampah tersebut.

Saat ini PLN gencar melakukan kampanye yang disebut EcoMoving yaitu perubahan gaya hidup dalam penggunaan alat transportasi salah satunya mendorong masyarakat menggunakan transportasi massal.

Halaman
1234
Penulis: Yoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved