Berita Gresik

Reaksi Dewan terkait Terlambatnya Kapal Tujuan Bawean Gresik akibat Kelangkaan Solar

Kapal dari Gresik menuju Bawean mengalami keterlambatan karena pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, kalangan dewan mengaku prihatin.

Reaksi Dewan terkait Terlambatnya Kapal Tujuan Bawean Gresik akibat Kelangkaan Solar
surya/m taufik
Kapal Ekspres Bahari satu dari tiga kapal melayani penyeberangan Gresik-Bawean, Senin (2/5/2016). Kalangan dewa mengaku prihatin atas keterlambatan kapal tujuan Bawean yang disebabkan terlambatnya pasokan solar. 

SURYA.co.id | GRESIK - Adanya fenomena kapal dari Gresik menuju Bawean mengalami keterlambatan karena pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, kalangan dewan mengaku prihatin.

Pasalnya yang menjadi korban kembali  masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Gresik, Musa mengaku prihatin.

Hingga hari ini masih ada keterlambatan solar.

Padahal pasokan solar di Kota Pudak sudah normal.

"Tentu saya prihatin sampai ini terjadi. Penumpang menunggu hampir 10 jam karena keterlambatan pasokan solar ke kapal," ujarnya kepada Surya, Jum'at (22/11/2019).

Pihaknya belum bisa memastikan siapa yang harus dievaluasi agar hal serupa tidak terjadi.

Yang jelas, manajemen kapal harus tegas. Memberi peringatan kepada suppliersolar. Mengapa ada  keterlambatan.

"Dinas Perhubungan (Dishub) perlu investigasi faktornya apa ? siapa yang salah ? kasih sangsilah," tuturnya.

Pihaknya juga meminta agar ada kesepakatan dari operator kapal dan pihak supplier solar.

Sebab, ini sudah terjadi dua kali. Lagi-lagi masyarakat Bawean menjadi korban.

"Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi. Karena sudah dua kali terlambat, mereka harus buat kesepakatan jangan sampai terjadi seperti ini," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved