Berita Sidoarjo

Penggunaan Bahan Bakar Limbah Plastik di Pabrik Tahu Tropodo Picu Peningkatan ISPA

Penggunaan sampah plastik untuk bahan bakar industri tahu di Desa Tropodo, diduga menjadi pemicu banyaknya warga yang mengalami ISPA

Penggunaan Bahan Bakar Limbah Plastik di Pabrik Tahu Tropodo Picu Peningkatan ISPA
tribun jatim/kukuh kurniawan
Sampah plastik dipakai sebagai bahan bakar penggorengan tahu di wilayah Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | SIDOARJO - Penggunaan sampah plastik untuk bahan bakar industri tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, diduga telah menyebabkan warga sekitar pabrik mengalami masalah kesehatan. 

Menurut Kepala Puskesmas Krian, dr. Titik Sri Harsasih, tiap hari Puskesmas Krian menerima 5 hingga 10 pasien dengan keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Rata rata pasien tersebut bertempat di empat dusun yang ada di wilayah Desa Tropodo. Dan para pasien itu mengeluhkan sesak nafas, batuk, dan radang tenggorokan," ujarnya, Jumat (22/11/2019).

Ia juga menjelaskan, selain ISPA, sejumlah akseptor KB yang berada di wilayah Tropodo juga mengeluhkan tekanan darah tinggi.

"Dari hasil pemeriksaan diduga penyebab penyakit ISPA dan lainnya yang dikeluhkan warga berasal dari asap pembakaran limbah sampah plastik yang dipakai industri tahu. Apalagi menurut keterangan beberapa warga, praktek pembakaran limbah sampah plastik itu telah berjalan selama 20 tahun," jelasnya.

Beruntung, warga yang mengalami gejala ISPA langsung bergegas berobat ke puskesmas.

"Sehingga dapat langsung segera tertangani. Dan alhamdulillah hingga saat ini belum ada pasien ISPA yang harus dilarikan ke rumah sakit," tandasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved