Berita Sidoarjo

Wali Murid Khawatir Insiden Percobaan Penculikan Bocah SD Sidoarjo, Sekolah Tambah Personel Keamanan

Wali murid di SIdoarjo mengaku khawatir kejadian percobaan penculikan kepada NP (11), siswi SD kelas 5

Wali Murid Khawatir Insiden Percobaan Penculikan Bocah SD Sidoarjo, Sekolah Tambah Personel Keamanan
Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
NP (11), siswi kelas 5 SD di Sidoarjo, yang nyaris menjadi korban penculikan, bersama orangtuanya, Kamis (21/11/2019) 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Wali murid mengaku khawatir kejadian percobaan penculikan kepada NP (11), siswi SD kelas 5 di Sidoarjo. Seorang wali murid di Sidoarjo, Aminatus, khawatir kejadian itu dapat menimpa kepada anaknya juga.

"Namanya orangtua pasti khawatir dengan kejadian penculikan itu. Untungnya korban bisa selamat," kata Aminatus kepada TribunJatim.com, (grup surya.co.id) Kamis (21/11/2019).

Ia berharap ada pengawasan dan patroli dari pihak kepolisian di kawasan sekolah. Selain pihak kepolisian, tentunya peran orangtua dan guru juga ikut berpengaruh.

Percobaan Penculikan Bocah SD Jadi Atensi Kapolresta Sidoarjo, Warga Jangan Cemas, Kami Selidiki

"Sesibuk apapun orangtua, anak harus tetap diawasi baik saat berangkat maupun pulang sekolah," sambungnya.

Sementara itu, ayah NP, Suwignyo mengaku akan mengantar dan menjemput anaknya ketika ke sekolah.

"Takutnya anak saya diincar lagi oleh pelaku. Lagipula pelaku kan sempat memfoto anaknya jadi saya awasi saat berangkat sekolah," ungkap Suwignyo.

Tambah Personel Keamanan Sekolah

Peristiwa percobaan penculikan ini membuat sejumlah sekolah di Kota Delta melakukan pengamanan ekstra, salah satunya SDN Tambak Rejo Sidoarjo.

Kepala SDN Tambak Rejo, Fatimah, mengaku telah beberapa kali memberi imbauan kepada para siswanya.

"Setiap Senin ketika upacara, kami berikan imbauan agar jangan percaya kepada orang yang tak dikenal. Jika belum dijemput orangtua, para siswa diminta menunggu di dalam kawasan area sekolah," tukas Fatimah.

Dirinya juga menambahkan pihak sekolah telah melakukan beberapa cara dalam menjaga keamanan di wilayah area sekolah.

"Kami tambah personel pengamanan sekolah. Selain itu tiap bel pelajaran dimulai gerbang sekolah akan ditutup. Tak hanya itu, setiap istirahat sekolah para siswanya kami wajibkan untuk berada di dalam sekolah," paparnya.

Dalam waktu dekat ini, pihak sekolah akan mengumpulkan para wali murid dari berbagai kelas untuk mendapatkan pengarahan dari pihak Polsek Waru.

"Rencananya kegiatan itu akan digelar Rabu (27/11/2019). Pihak Polsek Waru akan memberikan cara antisipasi mencegah penculikan kepada para wali murid," ungkapnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved