UMK Jatim 2020

UMK Jatim 2020 Ditetapkan, Perusahaan di Tuban yang Belum Siap Menerapkan Bisa Lakukan Ini

Apabila perusahaan tidak mengajukan penangguhan maka itu sama halnya dengan mengiyakan UMK diberlakukan.

UMK Jatim 2020 Ditetapkan, Perusahaan di Tuban yang Belum Siap Menerapkan Bisa Lakukan Ini
SURYA.co.id
UMK Jawa Timur 2020 

SURYA.co.id | TUBAN - UMK 2020 Kabupaten telah disahkan Gubernur Jawa Timur sebesar Rp 2.532.234.

Dengan disahkannya UMK tersebut, secara otomatis maka akan berlaku bagi perusahaan untuk memberlakukannya.

Namun bagaimana jika perusahaan belum siap menerapkan UMK yang berlaku per 1 Januari 2020?

Kabid Hubungan Industrial Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Tenaga Kerja Tuban, Wadiono mengatakan, jika perusahaan belum siap menerapkan UMK maka bisa mengajukan penangguhan.

Upaya penangguhan paling lambat dilakukan 14 Desember mendatang, ini sebagai langkah jika memang perusahaan belum mampu menerapkan UMK yang ditetapkan Ibu Khofifah Indar Parawansa, Rabu kemarin.

"Kalau perusahaan belum mampu menjalankan UMK 2020 maka bisa mengajukan penangguhan," ujar Wadiono dikonfirmasi SURYA.co.id, Kamis (21/11/2019).

Dia menjelaskan, apabila perusahaan tidak mengajukan penangguhan maka itu sama halnya dengan mengiyakan UMK diberlakukan. Sehingga harus dijalankan.

Kalau perusahaan tidak menjalankan UMK, maka sama halnya dengan melanggar pasal 90 ayat 1 jo pasal 185 UU 13 th 2003 tentang ketenagakerjaan.

"Jika perusahaan tidak menjalankan UMK maka ada sanksinya, pidana minimal 2 tahun maksimal 4 tahun," pungkasnya.

Sekadar diketahui, UMK Tuban 2019 sebesar Rp 2.333.641. Tahun 2020 ditetapkan menjadi Rp Rp 2.532.234.

Penetapan UMK tahun 2020 ini menjadikan Tuban ada di peringkat 11 Jawa Timur, turun satu angka dibanding 2019 yang berada di peringkat 10

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved