Kronologi Pemuda Tendang Kakeknya hingga Viral di Media Sosial & Diamankan Polisi, ini Kata Keluarga

Kronologi Pemuda Tendang Kakeknya hingga Viral di Media Sosial & Diamankan Polisi, ini Kata Keluarga

Kronologi Pemuda Tendang Kakeknya hingga Viral di Media Sosial & Diamankan Polisi, ini Kata Keluarga
ist via Tribun Jateng
Kronologi Pemuda Tendang Kakeknya hingga Viral di Media Sosial & Diamankan Polisi, ini Kata Keluarga 

Lalu terjadi kesalahpahaman dan terjadilah kekerasan tersebut.

Saat ini pelaku dan kakek Wasidi telah dimintai keterangan pihak kepolisian.

Video Viral 17 Detik Seorang Kakek Dikerjai 4 Pemuda, Diikat Ditertawai Bahkan Didorong ke Tanah

Beberapa waktu lalu media sosial sempat viral dengan video pembullyan terhadap seorang kakek.

Mengutip dari akun Instagram @makassar_iinfo terdapat unggahan video yang memperlihatkan bagaimana sosok kakek yang diketahui bernama Hamdan itu dibully oleh beberapa pemuda.

Dalam video berdurasi 17 detik itu, kakek Hamdan diganggu oleh sejumlah pemuda.

Tampak dalam video tersebut, kakek Hamdan diikat dengan menggunakan sarung oleh pemuda berbaju biru.

Tak hanya tangannya yang diikat, kakek Hamdan pun mendapat perlakuan yang tidak terpuji.

Tubuhnya didorong-dorong, sambil diteriaki dan ditertawai oleh pemuda lain yang terus merekam kejadian tersebut.

Diketahui insiden ini terjadi di Pos Ronda Dusun Erih, Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu.

Diketahui jika kakek Hamdan diketahui masih bujangan dan seorang tuna wisma yang sering tidur di pos ronda.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Pardasuka AKP Martono.

“Korban bukan warga asli dusun itu, tapi perantau. Dia masih bujangan dan tidak memiliki tempat tinggal. Dia memang biasanya tidur di pos ronda itu,” kata Martono dilansir dari Kompas.com.

Kepolisian Sektor (Polsek) Pardasuka akhirnya mengamankan empat pemuda pelaku bullying terhadap kakek Hamdan (73) di wilayah Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu.

Keempat pelaku, yakni AS (17), A (16), D (31) dan HS (19). Keempatnya warga Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka.

Setelah tertangkap mereka menyesal telah membully kakek tunawisma dan menjadikannya bahan lelucon.

Keempatnya juga langsung meminta maaf kepada kakek Hamdan disaksikan Camat Pardasuka, Kapolsek Pardasuka, Pj. Kepala Pekon/Desa Rantau Tijang.

Kapolsek Pardasuka Polres Tanggamus AKP Martono, SH. MH mengatakan, dalam kejadian itu sebenarnya ada enam pemuda yang berada di lokasi.

Tetapi dua orang hanya menonton dan tidak melakukan persekusi kepada kakek Hamdan.

“Jadi yang kami tangkap empat orang. Mereka punya peran masing-masing. Pelaku AS yang menarik-narik (perundungan) korban, tersangka A dan D ada di dalam video turut menertawakan dan HS yang merekam hingga viral di medsos,” kata AKP Martono, Rabu (14/8/2019) sore.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved